Perburuan Mobil Listrik Melesat Kala Krisis BBM Melanda Inggris

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 03 Okt 2021 08:59 WIB
Petrol pumps out of use at a petrol station in London, Wednesday, Sept. 29, 2021. Prime Minister Boris Johnson sought to reassure the British public Tuesday that a fuel-supply crisis snarling the country was “stabilizing,” though his government said it would be a while before the situation returns to normal. Johnsons government has put army troops on standby to help distribute gasoline and help ease a fuel drought, triggered by a shortage of truck drivers, that has drained hundreds of pumps and sent frustrated drivers on long searches for gas. (AP Photo/Frank Augstein)
Ilustrasi krisis BBM di Inggris Foto: AP/Frank Augstein
London -

Krisis BBM (Bahan Bakar Minyak) sempat melanda Inggris. Di sisi lain, kelangkaan BBM itu membuat perburuan mobil listrik melesat.

Dikutip dari Bloomberg, Minggu (3/10/2021) dealer mobil bekas menampilkan data bahwa minat mobil listrik meningkat karena krisis BBM di Inggris berlanjut. Salah satu dealer, Auto Trader Group Plc menyebut setidaknya mereka mendapatkan pertanyaan mobil listrik setiap 1,8 menit selama akhir pekan, meningkat dua kali lipat jika dibandingkan Agustus 2021.

Martin Miller, yang juga memiliki dealer mobil di Guildford, Surrey, baru-baru ini melihat lonjakan serupa dalam minat mobil listrik. Miller mencatat karyawannya mengalami hari tersibuk mereka Jumat lalu, dan uniknya minat terhadap mobil listrik belum mereda.

Dia mengatakan banyak orang telah menjadwalkan test drive di kendaraan listrik di minggu mendatang. Di satu sisi menciptakan dilema bagi perusahaan Miller karena stoknya masih sedikit.

"Orang-orang membeli mobil listrik karena alasan lingkungan, untuk alasan penghematan biaya, dan karena teknologinya hebat," kata Miller kepada The Guardian.

"Tapi Jumat adalah salah satu momen di mana orang-orang berkata, 'Tahukah Anda, ini adalah tanda bahwa kita perlu menggunakan listrik.' Sekarang perlu menukar mobil untuk beralih," sambung Miller.

Fenomena yang sama juga dialami oleh Carwow, marketplace jual beli mobil baru terkemuka di Inggris. Pada hari Minggu, 26 September, pencarian EV di situs web meningkat sebesar 56%.

Lonjakan itu juga disinyalir karena kekurangan bahan bakar, kolom pencarian meningkat secara signifikan selama hari-hari sebelumnya tepat ketika laporan krisis mulai muncul. Dibandingkan dengan minggu sebelumnya, pencarian EV meningkat 28% pada hari Jumat, saat kelangkaan bahan bakar meluas, 43% pada hari Sabtu dan mencapai 56% pada hari Minggu.

"Krisis pasokan bahan bakar dan adanya panic buying di SPBU bisa menjadi peristiwa peralihan paling berpengaruh yang pernah ada, dengan lebih banyak orang yang mempertimbangkan untuk beralih ke listrik. Tingkat permintaan EV melalui carwow akhir pekan ini benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya dan merupakan bukti nyata bahwa lebih banyak orang ingin beralih," ujar Sepi Arani, Direktur Perdagangan di Carwow.

Carwow telah menyusun daftar model kendaraan listrik baru yang saat ini tersedia untuk dibeli dalam waktu sesingkat mungkin, di antaranya Tesla Model 3, Jaguar I-Pace, Vauxhall Corsa-e dan Mokka-e, BMW i3, VW e-up, dan Volvo XC40 Recharge.

Diketahui bahwa krisis BBM ini disebut-sebut karena imbas dari keputusan Inggris untuk angkat kaki dari Uni Eropa (UE) atau yang dikenal Brexit. Sehingga kurangnya pengemudi truk yang dapat mengirim pasokan BBM ke sejumlah SPBU.



Simak Video "Penampakan SPBU Inggris Tutup Berhari-hari Imbas Krisis BBM"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)