Asyik! Ngecas Mobil Listrik Jam 10 Malam-5 Pagi Dapat Diskon Gede

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 23 Sep 2021 15:36 WIB
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di PLN UID Jakarta Raya, Selasa (29/10/2019). Dalam kesempatan ini Deddy Corbuzier juga mencoba fasilitas charger di PLN UID ini.
Ngecas mobil listrik di rumah malam hari akan dapat diskon. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kendaraan listrik diprediksi akan semakin menjamur di Indonesia. Apalagi, mulai 16 Oktober nanti mobil listrik dibebaskan dari PPnBM (pajak penjualan atas barang mewah) yang membuat harganya bisa lebih murah.

Insentif untuk kendaraan listrik tak cuma itu. PT PLN (Persero) memberikan diskon untuk pengguna kendaraan listrik.

Menurut Direktur Niaga dan Manajemen PLN Bob Saril, PLN memberikan insentif bagi para pemilik kendaraan listrik berupa diskon tarif 30 persen pada pemakaian malam hari.

"Mengapa malam hari, karena pengalaman dari banyak negara, pemilik mobil listrik melakukan pengisian daya paling banyak di rumah saat malam hari. Kami memberikan stimulus kepada para pelanggan berupa diskon tarif mulai pukul 22.00 hingga 05.00," kata Bob dalam keterangan tertulisnya.

Dijelaskan, pola pengisian daya kendaraan listrik berbeda dengan kendaraan konvensional Kendaraan listrik polanya menyerupai pola pengisian daya gawai, malam dicas untuk penggunaan di siang hari.

Dengan pola seperti itu, daya untuk mobil listrik sebagian besar akan diperoleh dari listrik rumah. Makanya, PLN mendorong pelanggannya untuk memanfaatkan diskon pemasangan dan pengisian menggunakan home charging.

Para pemilik Home Charging akan langsung terkoneksi dengan sistem PLN Mobile. Bob menjelaskan melalui PLN Mobile, para pelanggan bisa memantau pengisian daya secara realtime dari ponsel.



Tak hanya itu, kata Bob, PLN juga memberikan insentif tambah daya. Bagi pemilik kendaraan listrik bisa mendapatkan harga spesial sebesar Rp 150.000 dengan tambah daya sampai 11.000 VA dan sebesar Rp 450.000 untuk tambah daya sampai 16.500 VA.

"Kemudahan ini tentu akan mendorong orang semakin banyak beralih ke kendaraan listrik, sehingga ekosistemnya semakin berkembang," katanya.

Sementara itu, Bob memastikan kesiapan PLN memenuhi daya listrik yang dibutuhkan pengguna kendaraan listrik. Apalagi, saat ini PLN memiliki cadangan daya sekitar 50 persen, dengan daya mampu listrik mencapai 57 Gigawatt (GW).

"Dengan adanya kebijakan pemerintah (tentang kendaraan listrik) tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan konsumsi listrik lebih baik lagi, khususnya di tengah kondisi cadangan daya listrik PLN yang cukup banyak," ucapnya.



Simak Video "Electrifying Lifestyle Festival, PLN UIW Sulselrabar Konvoi Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)