Mobil 'Pesawat Luar Angkasa' Hyundai Staria Mengaspal di Bandung

Yudha Maulana - detikOto
Jumat, 17 Sep 2021 10:53 WIB
Jakarta -

PT Hyundai Motor Indonesia mengenalkan mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) terbarunya Hyundai Staria. Kendaraan premium yang mendapatkan sentuhan futuristik mirip pesawat luar angkasa itu akan menggempur pasar Jawa Barat.

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Makmur mengatakan, produk ini dipersiapkan untuk menyasar pasar MPV. Peluncuran mobil ini di Jabar, dilakukan di Trans Studio Mall (TSM), Kamis (16/9/2021).

"Kami mau memberikan produk unggulan untuk hadir di Indonesia, mobil ini tepat untuk masyarakat Indonesia, karena karakteristik desain futuristik dan kenyamanan bagi konsumen," ucap Makmur.

Hyundai Staria memiliki karakteristik pesawat luar angkasa, yang ditampilkan melalui jendela lebar di sisi kendaran dan posisi garis sabuk yang lebih rendah untuk meningkatkan visibilitas keseluruhan dan kesan lapang.

Hyundai Staria dipamerkan dan mulai dijual di Jawa BaratHyundai Staria dipamerkan dan mulai dijual di Jawa Barat Foto: Yudha Maulana /detikOto

Makmur mengatakan, Staria memiliki segudang fitur andalan yang memanjakan penggunanya, khususnya untuk mengakomodasi perjalanan keluarga.

Dimensi kabin yang lebih lapang dengan konsep premium lounge, disebut Makmur menjadi keunggulan lebih dari kendaraan kompetitor sejenis di kelasnya.

"Ini bisa untuk perjalanan keluarga karena sampai sembilan seat, untuk lebih lapang desainnya sangat tepat, premium dan safety," lanjut dia.

Dilanjutkan Makmur, Hyundai pun mulai bergerak agresif melakukan pemasaran lewat jalur online dan offline. "Kita ada dua strategi, kita main di online, kita agresif di sosmed, kita juga ada platform apps hyundai website, clik to buy. Dan dia bisa melihat review produk disana," ucapnya.

Hyundai Staria dipamerkan dan mulai dijual di Jawa BaratHyundai Staria dipamerkan dan mulai dijual di Jawa Barat Foto: Yudha Maulana /detikOto

"Kita juga mulai agresif di offline, saat kompetitif belum mulai, kita sudah mulai, dari Jakarta, Surabaya, Bandung dan kota lainnya menyusul mengikuti," kata Makmur.

Dari segi penjualan, kontribusi Jawa Barat terhadap nasional mencapai 9 persen. "Kontribusi Jabar 9 persen terhadap nasional, Jakarta masih jadi pusat," pungkas Makmur.

(yum/din)