Ada PPKM Darurat, Produksi Mobil Tetap Jalan?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 05 Jul 2021 17:49 WIB
Pabrik Mobil Honda
Pabrik Mobil Honda. Foto: Dok. Honda Prospect Motor.
Jakarta -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai diterapkan dari 3 Juli sampai 20 Juli 2021. Bagaimana dengan produksi mobil? Apakah tetap berjalan?

Berbagai aktivitas masyarakat dibatasi selama PPKM Darurat. Bahkan, kegiatan masyarakat untuk sektor non-esensial diberlakukan 100% work from home (WFH). Tapi, produksi mobil disebutkan tetap berjalan.

"Untuk produksi kami tetap beroperasi. Tentunya dengan mengikuti prokes (protokol kesehatan) ketat dan jumlah karyawan masuk yang mengikuti aturan pemerintah," kata Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, kepada detikcom, Senin (5/7/2021).

Diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali, ada beberapa sektor esensial dan kritikal yang dibolehkan tetap beroperasi. Industri otomotif yang berorientasi pada ekspor termasuk sektor esensial.

Untuk sektor essential diberlakukan 50% maksimum staf Work from Office (WFO) dengan protokol kesehatan. Cakupan sektor essential adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non-penanganan karantina Covid-19, serta industri orientasi ekspor.

Selain itu, untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan. Cakupan sektor kritikal adalah energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (seperti listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

Dengan pembatasan karyawan di pabrik selama PPKM Darurat, apakah produksi mobil akan berkurang lagi? Billy menyebut, yang pasti pihaknya akan menyesuaikan produksi dengan permintaan konsumen di pasar.

"Peningkatan atau penurunan produksi akan selalu disesuaikan dengan permintaan dari pasar untuk menjaga keseimbangan stock level dan memenuhi permintaan konsumen dengan secepat-cepatnya," kata Billy.

"Tentunya kami selalu menjalankan kegiatan produksi dengan tetap mengikuti peraturan jumlah karyawan maksimal dan protokol kesehatan yang berlaku. Dan kami selalu closely memonitor perkembangan pasar supaya bisa melakukan tindakan cepat dan tepat," sebutnya.



Simak Video "Catat! Ini Kapasitas Maksimal Mobil Pribadi Selama Masa PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)