Tesla Jual Setengah Juta Mobil Listrik di Bumi, Ini yang Paling Laris

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 04 Jan 2021 13:49 WIB
n di Indonesia

Jakarta - Prestige Motorcars kembali memperkenalkan line up kendaraan ramah lingkungannya. Kali mobil yang dibawa oleh importir umum tersebut adalah Tesla Model 3. Model 3 adalah varian paling terjangkau dari lini Tesla yang ada saat ini.
Tesla Model 3 dijual di Indonesia. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Tesla sukses memproduksi setengah juta unit mobil. Pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat itu telah memproduksi 509.737 unit mobil dan menjual 499.550 unit mobil pada 2020.

Penjualan mobil listrik Tesla didominasi oleh Tesla Model 3 dan Tesla Model Y. Pada 2020, Tesla memproduksi Model 3 dan Model Y sebanyak 454.932 unit dengan pengiriman ke konsumen sebanyak 442.511 unit.

Sementara Tesla Model S dan Model X diproduksi sebanyak 54.805 unit dan dikirim ke konsumen sebanyak 57.039 unit.

Di Indonesia, mobil listrik Tesla sudah dijual melalui Prestige Motorcars. Prestige Motorcars menjajakan Tesla dalam tiga model. Ada Tesla Model 3 yang menjadi mobil listrik Tesla paling murah, ada juga sedan Tesla Model S dan SUV Tesla Model X. Tesla Model 3 saat ini dijual dengan harga Rp 1.500.000.000. Sementara Tesla Model S dan Model X harganya mulai dari Rp 3 miliaran.

Tesla mengumumkan bahwa produksi mobil listrik SUV menengah Tesla Model Y di Shanghai, China, telah dimulai. Pengiriman Tesla Model Y disebut segera dimulai.

Tesla Model YTesla Model Y Foto: Tesla Motors

Sebelum dimulainya produksi di luar Amerika, SUV listrik kedua Tesla tersebut telah diproduksi pada November. Tesla Model Y menggunakan sekitar 75% komponen yang sama dengan Model 3. Tesla Model Y dan Model 3 berbagi platform termasuk keluasan kabin dan layar sentuh 15 inci.

Sementara itu, penjualan Tesla secara global pada 2020 naik signifikan dibanding tahun sebelumnya. Sebagai pembanding, penjualan Tesla di tahun 2019 membukukan angka 368.500 unit, tahun ini mencapai setengah juta unit.

Produksi dan pengiriman selama setahun penuh naik lebih dari sepertiga dibanding 2019. Ini menjadi hasil yang mengesankan mengingat pabrik utama Tesla di Fremont, California, ditutup selama hampir dua bulan sejak pertengahan Maret hingga awal Mei karena COVID-19.

Pada kuartal keempat, Tesla memproduksi 179.757 mobil, naik 71% daripada tahun sebelumnya. Sementara pengiriman mobil ke konsumen pada periode yang sama mencapai 180.570 unit, naik 61%.

Tesla bahkan memiliki rencana yang lebih ambisius untuk meningkatkan produksi, dengan pabrik yang sedang dibangun dan diharapkan dibuka tahun ini di luar Berlin, Jerman, dan Austin, Texas. Tesla juga akan mulai menjual mobil di India pada 2021.



Simak Video "Ngulik Tesla Model 3 Milik Polri untuk Patroli"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)