Kamis, 19 Nov 2020 10:22 WIB

Strategi Penjual Mobil Bekas saat Pasar Lesu

M Luthfi Andika - detikOto
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan mobil mengalami penurunan sebesar 13,7%. Daya beli masyarakat digadang sebagai penyebab kondisi ini.
Petugas tengah membersihkan mobil yang akan dijual di Dealer Mobil88, di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (22/06/2015). Pasar mobil bekas Foto: Rengga Sancaya/detikOto
Jakarta -

Pasar mobil bekas hingga saat ini belum pulih seutuhnya semenjak pandemi datang. Meski demikian pelaku usaha mobil bekas tidak tinggal diam dengan mempersiapkan strategi jitu yang mampu mendongkrak penjualan.

Seperti yang dikatakan COO Mobil88, Halomoan Fische, dalam webinar Cermat Dalam Memilih Mobil Bekas di Era New Normal.

"Ini kan faktor eksternal yang tak bisa kita hindari, yang kita lakukan di saat seperti ini yaitu permintaan turun, kita sebisa mungkin lihat marketnya seperti apa, apa yang dibutuhkan konsumen. Saat ini ada pergeseran, untuk itu kita mengamati perubahan perilaku marketnya nyari mobil apa, kini yang paling dicari usianya tua berapa dan kita harus mengisi produk-produknya di tahun itu," ucap Fische.

Selain itu, Fischer juga mengatakan kini penjual mobil bekas juga harus lebih kreatif tidak hanya mengandalkan showroom saja.

"Meski interaksinya berkurang, konsumen bisa melihat stok-stok mobil yang ingin mereka cari. Pandemi ini membuat konsumen lebih digitalize mencari mobil lewat online. Intinya pandemi ini membuat perubahan perilaku di market, showroom yang bisa bertahan adalah yang bisa beradaptasi dengan perubahan ini," ujar Fische.

"Kalau survei kami 80 persen pembeli mobil bekas memulai pencariannya di internet, browsing di googling, baru dari situ kebanyakan mereka ingin melihat fisik mobilnya baru mau transaksi. Selama pandemi pembeli di mobil88 transaksi di online meningkat 30 persen," Fische menambahkan.

Untuk mobil bekas paling laris, Fische menjelaskan layaknya sebelum pandemi pilihan Low MPV dan LCGC tetap menjadi varian yang dicari konsumen mobil bekas.

"Semuanya itu menahan pembelian, saat isu pajak nol persen untuk kendaraan baru dari segala segmen terdampak. Begitu wacana itu dikatakan masih dikaji, semua segmen jalan lagi baru setelah Oktober 2020, pasar langsung bergerak lagi, animonya naik lagi yang.paling laku sampai hari ini LCGC dan LMPV baik ada wacana pajak nol persen atau tidak," tutup Fische.



Simak Video "Gokil! Mobil Bekas Dimodifikasi Jadi Musala"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com