Senin, 03 Agu 2020 09:19 WIB

Termasuk Innova dan Fortuner, Ada 36.841 Mobil Toyota yang Di-recall

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Toyota Kijang produksi ke-2 juta unit Toyota Kijang Innova. Foto: dok. Toyota
Jakarta -

PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengumumkan kampanye recall terhadap mobil-mobil Toyota yang dijual di Indonesia. Mobil Toyota itu berpotensi mengalami masalah pada bagian fuel pump atau pompa bahan bakar.

Lebih dari 30 ribu unit mobil Toyota harus diperbaiki dan diganti bagian fuel pump. "Iya betul (ada 36.841 unit yang di-recall karena masalah fuel pump)," kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, kepada detikcom, Senin (3/8/2020).

Mobil-mobil Toyota yang terkena dampak recall fuel pump di Indonesia adalah Alphard dengan tahun produksi 2017-2018, Corolla produksi 2018, FJ Cruiser produksi 2013-2014, serta Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi 2017-2019.

Namun, disebutkan tidak semua kendaraan itu terlibat. Yang perlu dilakukan perbaikan hanya beberapa VIN (vehicle identification number) tertentu. Untuk itu, pemilik mobil-mobil tersebut disarankan untuk segera mengeceknya.

Permasalahan pada mobil Toyota yang di-recall itu adalah adanya potensi mekanisme dari baling-baling rotor pompa bahan bakar yang bisa berubah bentuk seiring waktu. Hal ini dapat menyebabkan pompa bahan bakar tidak dapat beroperasi, sehingga mesin menjadi kasar/tidak bisa berputar (mati) dalam kecepatan rendah. Dan pada situasi yang jarang terjadi mesin dapat mati saat berkendara pada kecepatan tinggi, hal ini dapat berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Saat masalah itu terjadi, ada kemungkinan lampu engine di dasbor akan menyala. Potensi lainnya, putaran mesin bisa kasar, mesin tidak dapat dinyalakan dan/atau kendaraan mogok saat dikemudikan.

Masalah fuel pump pada mobil-mobil Toyota itu mirip dengan recall Mitsubishi Xpander, Nissan Livina, dan beberapa mobil Honda. Namun, Anton tak bisa memastikan apakah mobil-mobil Toyota menggunakan pemasok komponen fuel pump yang sama dengan mobil Jepang lainnya yang di-recall itu.

"Untuk supplier saya nggak bisa infoin detail, dan nggak bisa komen supplier-nya brand lain ya," kata Anton ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menyebutkan sejalan dengan komitmen Toyota dalam mengutamakan keamanan dan keselamatan pelanggan, pihaknya mengimbau para pelanggan Toyota agar dapat segera mengecek kendaraannya di bengkel resmi Toyota.

"Sebagai wujud komitmen Toyota Beyond Service dan menghadirkan Peace of Mind bagi pelanggan, Toyota terus memperhatikan produk-produk yang bahkan sudah berada di pelanggan sekalipun. Demi menghindari potensi yang dapat mengurangi kenyamanan dan keselamatan berkendara, maka kami sangat mengimbau para pemilik kendaraan yang dimaksud agar dapat segera mengecek melalui channel komunikasi digital Toyota atau mengecek kendaraannya di bengkel resmi Toyota," kata Henry dalam siaran persnya.

Perlu dicatat, recall merupakan bentuk tanggung jawab pabrikan untuk meningkatkan kenyamanan dan mengutamakan keselamatan pengguna mobil. Perbaikan dalam kampanye recall ini gratis.



Simak Video "Wanita Brasil Ini Jualan Tanaman Pakai VW Kodok"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com