Duh, Ternyata Metode Tambal Ban Rp 600 Ribu Bisa Bikin Rusak Ban

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 07 Jul 2020 13:11 WIB
viral tambal ban 600 ribu
Viral tambal ban tubeless Rp 600 ribu. Foto: Ardian Fanani
Jakarta -

Belum lama ini viral berita tambal ban mobil yang menghabiskan biaya hingga Rp 600 ribu di Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam pengakuannya, pemilik bengkel tambal ban tersebut mengatakan menggunakan metode press silicon yang rumit dan butuh waktu lama. Namun menurut penjelasan pakar repair tire, metode tambal ban mobil tersebut berbahaya dan bisa merusak ban.

Dalam pemberitaan detikcom sebelumnya, pemilik bengkel Dian Tubles, Acey Sucahyono mengatakan, proses press silicon yang dilakukan olehnya sangat berbeda dengan proses penambalan ban pada umumnya.

Awalnya, ban yang dalam keadaan rusak harus diberi soda api. Setelah itu di-blower agar kering. Bekas kerusakan kemudian digerinda untuk membuat luka ban agar mudah merekat jika ditempel lem dan di-press dengan suhu panas.

Setelah itu ban yang berlubang tersebut diberi cairan silicon rubber impor hingga mengkristal. Kemudian ditempel dengan lem Maruni. Baru setelah tuntas pengepresan dengan suhu tinggi, ban yang diperbaiki harus di-blower agar dingin. Itu pun butuh pengawasan ekstra.

Dijelaskan Country Manager Indonesia and Philippines (Tech International South East Asia Ltd), Unggul Kusumanto, metode tambal ban yang disebut press sillicon itu agak sedikit berbahaya untuk ban.

"Kalau pengakuan mereka menggunakan soda api, soda api kalau bertemu dengan steel cord pada ban bisa menyebabkan korosi atau karat. Kalau steel cord pada ban sudah berkarat bisa menyebabkan kerusakan pada ban," kata Unggul, kepada detikOto, Selasa (7/7/2020).

Selain soda api, bahan lain yang digunakan dalam metode tambal press sillicon itu dikatakan aman. "Kalau silikon rubber-nya tidak berbahaya untuk ban," lanjut Unggul. Kendati demikian, ongkos sebesar Rp 600 ribu untuk jasa tambal dua ban mobil itu tetap mahal. "Kalau menurut saya pribadi tergolong mahal yah," tambahnya lagi.

Diberitakan detikcom sebelumnya, sebuah foto kuitansi biaya tambal ban selangit di Banyuwangi viral di media sosial. Dalam kuitansi tersebut, tertulis nominal Rp 600 ribu untuk ongkos jasa dan jenis tambal ban.

Dalam kuitansi itu tertulis 2 bongkar pasang Rp 50 ribu dan 2 press silicon Rp 550 ribu. Dan juga tertera nama bengkel, Dian Tubeles, yang beralamatkan di Jalan Dr Soetomo Banyuwangi.



Simak Video "Tukang Tambal Cantik di Garut Goes Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)