Rabu, 24 Jun 2020 20:07 WIB

Sulitnya Jual Mobil Bekas Via Online, Pembeli Mau Lihat Barangnya Dulu

M Luthfi Andika - detikOto
Pekerja mengecek mobil yang dijual di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat (17/5/2019). Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyatakan penjualan mobil bekas menjelang mudik Lebaran 1440 H meningkat 20 persen dibanding hari biasa pada bulan sebelumnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. Ilustrasi penjualan mobil bekas Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta -

Di masa New Normal e-commerce kerap menjadi pilihan untuk bertransaksi dengan tujuan untuk mengurangi interaksi. Namun sayang strategi ini tidak berlaku untuk penjualan mobil bekas, meski strategi itu berhasil untuk pasar motor bekas.

"Saat ini ada kencenderungan, orang beli motor pakai aplikasi. Contohnya beli motor lewat e-commerce, orang punya kartu kredit besar dan bisa gratis angsuran hingga 3 bulan untuk melakukan pembelian motor bekas," cerita Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih kepada detikOto.

"Pagi beli sore sampai (untuk transaksi sepeda motor melalui online), meski plat nomornya masih tes karena suratnya belum langsung ada kan. Tapi semua orang bisa beli motor (melalui e-commerce)," ujar Herjanto.

Herjanto juga menjelaskan berbeda dengan penjualan mobil bekas. Penjualan mobil bekas akan tetap sulit diwujudkan dengan menggunakan sistem online atau e-commerce.

"Kenapa tidak menggunakan sistem online sama seperti motor? Dengan harga Rp 100 juta ke atas ini orang gambling banget jika tanpa melihat terlebih dahulu. Kalau penjualnya memiliki track record bagus dan terpercaya, itu mungkin bisa pakai aplikasi atau online. Karena banyak orang harus melihat terlebih dahulu kalau mobil," katanya.

Penjualan mobil bekas yang seret membuat pengusaha gulung tikar?

"Hukum alamiah, mereka off dari WTC penjualan dialihkan dari rumah semua. Nanti saat semuanya normal lagi, baru mereka bawa kembali kendaraannya. Ini untuk pedagang kecil, mereka memilih untuk menjual di rumah menggunakan aplikasi dengan share lock," kata Herjanto.



Simak Video "Kembali Bekerja dan Tetap Sehat di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com