Kamis, 04 Jun 2020 08:34 WIB

Diskon Mobil Baru Bertaburan Jadi Berkah Bagi Pelaku Usaha Mobil Bekas

M Luthfi Andika - detikOto
Pekerja mengecek mobil yang dijual di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, Jumat (17/5/2019). Manajer Pemasaran Senior WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih menyatakan penjualan mobil bekas menjelang mudik Lebaran 1440 H meningkat 20 persen dibanding hari biasa pada bulan sebelumnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. Mobil bekas di WTC Mangga Dua Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Jakarta -

Pandemi virus Corona membuat industri otomotif terseok-seok. Pilihan untuk memberi diskon besar agar bisa lebih menunjang penjualan bakal dipilih dealer otomotif saat ini. Tapi siapa yang menyangka langkah pabrikan untuk memberi diskon besar pada setiap unit pembelian kendaraan baru, ikut menjadi berkah bagi penjualan kendaraan bekas alias second.

Seperti yang dikatakan Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih kepada detikOto, Rabu (3/6/2020). Herjanto tidak mempermasalahkan jika pabrikan memberikan diskon pada setiap unit kendaraan baru, karena para pelaku usaha mobil bekas juga akan melakukan hal yang sama.

"Semakin mobil baru didiskon, mobil bekas akan ikut memberikan diskon, dalam arti kata kan orang yang memiliki mobil akan menjual mobil lamanya dengan harga yang lebih murah, pedagang akan membelinya dengan murah, dalam hal ini cuci gudang diperlukan untuk menyeimbangkan stoknya (dengan harga yang lebih murah)," kata Hejanto.

Sehingga lanjut Herjanto, penjualan mobil bekas akan ikut meningkat. "Penjualan mobil bekas otomatis akan naik. Terlebih kalau mobil baru itu membutuhkan waktu (tidak bisa langsung dikendarai-Red) dan untuk downgrade itu tidak bisa kalau memilih mobil baru karena harganya tetap mahal," katanya.

"Misalnya konsumen saat ini punya Kijang Innova, saat konsumen ingin downgrade itu bisa macam-macam pilihannya misalnya pindah ke Mitsubishi Xpander atau Wuling, ini bisa terjadi. Kalau mobil baru, mau downgrade bagaimana karena harganya tidak berbeda jauh. Jadi Innova pindah ke mobil baru lagi itu salah, pasti mereka cari mobil bekas, terlebih sekarang kelas menengah banyak yang downgrade," Herjanto menambahkan.

Sayangnya, Herjanto belum bisa membeberkan berapa kenaikan penjualan kendaraan bekas setelah PSBB berakhir. "Bicara penjualan mobil bekas akan naik, ya pasti naik. Tapi kitakan ga tahu pergerakannya karena belum ada datanya," tutup Herjanto.



Simak Video "Gokil! Mobil Bekas Dimodifikasi Jadi Musala"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com