Jumat, 29 Mei 2020 19:42 WIB

Pabrik Tutup, Nissan Tegaskan Purna Jual Dijamin Aman

M Luthfi Andika - detikOto
PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) telah memulai pembangunan pabrik baru yang akan memproduksi mesin dan transmisi di Indonesia. Seremoni peletakan batu pertama dilakukan di lokasi yang berada dalam area pabrik NMI yang sudah ada sebelumnya di Purwakarta. Kehadiran pabrik baru dengan tambahan investasi 3,4 milyar yen ini merefleksikan komitmen Nissan terhadap pasar Indonesia.

 

Pabrik baru ini akan dibangun di atas lahan seluas 3.000 m2, dan nantinya akan diisi dengan line produksi engine machining, yang nantinya memungkinkan NMI untuk memproduksi mesin dan transmisi secara lokal. Total kapasitas produksi dari pabrik ini akan mencapai 96.000 unit per tahun. Rencananya, pabrik akan mulai beroperasi pada September 2017 mendatang. Ilustrasi pabrik Nissan di Indonesia Foto: Nissan
Jakarta -

Nissan Motor Co., Ltd secara mengejutkan kembali mengumumkan soal penutupan pabrikan Nissan di Indonesia. Sontak Nissan Motor Indonesia (NMI) kembali diburu untuk menanyakan kabar Nissan di Indonesia.

Sebagai catatan pabrik Nissan yang berdiri di Purwakarta, Jawa Barat, memang sudah lumayan lama tidak memproduksi mobil merek Nissan dan sempat hanya diperuntukkan untuk memproduksi Datsun. Akan tetapi pabrik Nissan ini tercatat tidak lagi memproduksi sejak awal tahun 2020.

Akhirnya Nissan Motor Indonesia (NMI) angkat suara dan pastikan seluruh jaringan dan aftersales Nissan di Indonesia tetap aman dan terjaga. Seperti yang disampaikan Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia Hana Maharani, kepada detikOto, Jumat (29/5/2020).

"Tidak ada impact-nya (berpengaruh terhadap diler dan aftersales-Red)," kata Hana.

Hana kembali menjelaskan tutupnya pabrik Nissan di Indonesia, merupakan rencana optimisasi yang mencakup rightsizing, optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis.

Persib sambangi pabrik Nissan-DatsunSaat Persib sambangi pabrik Nissan-Datsun Foto: Dok. Nissan-Datsun

"Seperti yang sudah saya sampaikan pada Maret atau April 2020 lalu, ini adalah bagian dari rencana optimisasi yang mencakup rightsizing, optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis. Sejumlah reformasi strategis dirancang untuk membangun basis operasional yang akan memastikan profitabilitas yang konsisten dan berkelanjutan dalam jangka menengah," ujar Hana.

"Kami akan terus bekerja dengan mitra Aliansi kami untuk memastikan footprint manufaktur di Indonesia. Kami terus berfokus untuk memperkuat merek Nissan di Indonesia dengan terus menghadirkan model-model baru." Hana Menambahkan.

Hana kembali menjelaskan soal aftersales Nissan menjamin akan terus melayani konsumen.

"Kami ingin menegaskan kembali komitmen berkelanjutan kami untuk menyediakan rangkaian produk Nissan dan memberikan layanan penjualan dan purna jual terbaik kepada pelanggan kami di sini. Ya intinya tidak ada impact buat konsumen," kata Hana.



Simak Video "Nissan Launching SUV Kicks e-Power, Bukti Belum Mati di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com