Kamis, 28 Mei 2020 10:47 WIB

Warga Prancis yang Beli Mobil Dapat Subsidi, Minimal Rp 32,5 Juta

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Dalam acara pelantikannya, Emmanuel Macron terlihat menggunakan mobil asal Prancis, buatan DS Automobiles. Merek mobil mewah di bawah payung PSA Group ini membuat mobil edisi khusus untuk presiden barunya. Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto: Carscoops
Jakarta -

Pemerintah Prancis menggelontorkan dana hingga 8 miliar euro atau setara setara Rp 129,3 triliun untuk memberikan stimulus kepada industri otomotif. Intensif yang diumumkan Presiden Prancis Emmanuel Macron itu diberikan agar industri otomotif pulih dari krisis virus Corona.

Dikutip Europe Automotive News, insentif untuk kendaraan listrik baru juga ditingkatkan. Macron mengatakan pemerintah ingin Prancis menjadi pemimpin Eropa dalam hal kendaraan listrik. Caranya dengan membuat pabrikan otomotif memproduksi dan mengembangkan model baru di tanah Prancis.

"Kami membutuhkan tujuan motivasi: Buat Perancis sebagai produsen kendaraan bersih teratas di Eropa dengan membawa hasil lebih dari 1 juta mobil listrik dan hybrid per tahun selama lima tahun ke depan," kata Macron pada konferensi pers.

Untuk mencapai tujuan itu, Macron mengatakan Prancis akan meningkatkan insentif untuk konsumen yang membeli mobil listrik menjadi 7.000 euro (Rp 113,9 juta) dari sebelumnya 6.000 euro (Rp 87,6 juta). Selain itu, konsumen dari kalangan perusahaan bisa mendapatkan insentif sebesar 5.000 euro. Ada pula insentif untuk mobil plug-in hybrid sebesar 2.000 euro (Rp 32,5 juta) selama mobil itu bisa menjangkau jarak 50 km hanya dengan mode elektriknya.

Bonus untuk pembelian mobil listrik di Prancis itu akan diberlakukan mulai 1 Juni sampai 31 Desember 2020.

Macron juga mengumumkan program tukar tambah mobil tua dan kurang ramah lingkungan dengan mobil baru yang lebih ramah lingkungan. Masyarakat yang menukar mobilnya dan membeli mobil bensin atau diesel generasi terbaru bisa mendapatkan subsidi 3.000 euro. Sementara untuk mereka yang menukarnya ke mobil listrik bisa mendapatkan subsidi sebesar 5.000 euro.

Bonus itu berlaku pada 1 Juni sampai 200.000 unit mobil terjual. Pembeli yang menukar mobil tua dengan mobil listrik juga bisa mendapatkan bonus hingga 12.000 euro.

Ini dilakukan untuk membangkitkan industri otomotif. Dilaporkan, penjualan mobil di Prancis turun 72 persen pada Maret dan 89 persen pada April dampak lockdown demi memperlambat penyebaran virus Corona.

"Ini adalah rencana bersejarah untuk situasi bersejarah," kata Macron.



Simak Video "Brutal! Pria Berpisau Tewaskan 2 Orang dan Lukai 5 Orang di Prancis"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/rip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com