Senin, 06 Apr 2020 20:34 WIB

Kisah Para 'Takumi', Perakit Mesin Nissan GT-R Menggunakan Tangan

Ridwan Arifin - detikOto
Takumi Nissan Perakitan Nissan GT-R (Nissan)

Terakhir, Takumi memperhatikan kualitas mesin yang telah dibuatnya. Pertama, mesin dinyalakan hingga putaran 3.000 rpm. Takumi membiarkan aliran pelumas masuk ke dalam mesin dan memeriksa suara.

"Takumi akan menempatkan jari tengahnya di tempat yang ia bisa merasakan getaran dan berkonsentrasi pada hal itu. Takumi merasakan getaran dan menilainya. Sambil berkonsentrasi pada getaran, dia mengevaluasi mesin menggunakan indranya," tandasnya.

"Takumi Craftsmen" setiap nama menempel pada mesin yang sudah diproduksi. Foto: Nissan

Mobil sport legendaris Nissan ini mengalami upgrade dari tahun ke tahun. Sejak menanggalkan Skyline, pabrikan Nissan mencangkok mesin 3.8 L twin-turbocharged VR38DETT V6. Model produksi antara tahun 2007 hingga 2010 ini bisa mengeluarkan tenaga hingga 479 dk di 6.400 rpm dan torsi 588 Nm di 5.200 rpm. Tenaga terus ditingkatkan pada tahun 2010, 2012, dan 2017. Untuk versi standar saja mobil ini mampu berlari hingga kecepatan maksimal 315 km/jam yang bisa dikejar kurang dari 1 menit.

Sedangkan untuk model tahun 2020 terbaru, mobil berjuluk "The Godzila" ini mampu memuntahkan tenaga sebesar 565 hp sedangkan model Nismo menawarkan tenaga hingga 600 hp. Tenaga dari mesin itu dikawinkan dengan transmisi otomotatis 6 percepatan dengan sistem penggerak all wheel drive.

Maka tak heran mobil bertenaga buas ini perlu kemampuan pengemudi yang mumpuni.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com