Kamis, 02 Apr 2020 12:11 WIB

Setop Produksi Mobil Sementara, Karyawan Pabrik Honda Tetap Digaji Penuh

Ridwan Arifin - detikOto
Logo Honda HR-V Nasib karyawan pabrik Honda saat setop produksi mobil Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pandemi corona turut menggerogoti industri otomotif di Tanah Air. Salah satu merek yang terdampak adalah Honda Prospect Motor. Produsen mobil ini terpaksa menyetop produksi selama dua minggu guna menghadapi krisis virus corona.

Langkah ini untuk dilakukan perusahaan tetap berlangsung, mempertahankan pekerja, dan mencegah kebangkrutan di sektor vital manufaktur.

"Karena situasi pasar yang berubah dengan cepat, kami terus menyesuaikan strategi kami untuk memenuhi permintaan pelanggan sambil tetap menjaga kondisi stok level yang sehat," jelas Business Innovation and Marketing and Sales Director PT. Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, saat dihubungi detikcom, Rabu (1/4/2020).

Adapun dengan pemberhentian sementara itu, para karyawan pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat dirumahkan untuk sementara. Billy menambahkan para pekerja yang dirumahkan selama 2 minggu tetap mendapat gaji penuh.

"Di periode tersebut, karyawan tertentu yang berhubungan langsung dengan proses produksi dirumahkan," ujarnya.

"Selama dirumahkan, karyawan tetap mendapatkan full payment sesuai dengan aturan yang berlaku," sambung Billy.

Saat dirumahkan, karyawan juga dihimbau untuk tidak keluar dari rumah mengikuti kampanye phsical distancing yang dianjurkan pemerintah.

"Namun kami secara tegas meminta seluruh karyawan tersebut untuk mengikuti peraturan dan arahan dari pemerintah pusat dan daerah untuk menghindari resiko terinfeksi corona," kata Billy.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com