Kamis, 19 Mar 2020 20:18 WIB

Corona Bisa Gerogoti Pasar Otomotif di Indonesia

M Luthfi Andika - detikOto
memperkenalkan New Honda Mobilio, PT Honda Prospect Motor (HPM) juga meluncurkan varian terbaru, New Honda Civic 1.5 Turbo. Ilustrasi Honda Prospect Motor Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Virus Corona yang terus menyebar di wilayah Indonesia membuat banyak pemerintah daerah termasuk Jakarta membatasi beragam kegiatan di dalamnya. Hal ini juga ikut berdampak pada industri otomotif, yang dipercaya akan ikut lesu.

Setidaknya ini yang diprediksi Honda Prospect Motor (HPM) Agen Pemegang Merek (APM) mobil Honda di Indonesia. Mereka memprediksikan, jika virus corona terus menyebar bisa membuat industri otomotif di Indonesia menjadi lesu.

"Untuk concern virus corona, sejauh ini produksi dan penjualan masih berjalan normal. Namun karena situasi selalu berubah setiap saat, kami terus close monitoring perkembangannya dan akan lakukan action secepatnya mengikuti kondisi terkini," ujar Business Innovation and Marketing & Sales Director Honda Prospect Motor, Yusak Billy.

Namun Honda belum bisa memprediksi, berapa persen penurunan industri otomotif akibat merebaknya virus corona.

"Kalau isu corona ini berlangsung lama, bisa mempengaruhi pasar otomotif menjadi lesu. Jadi kita harus close monitoring mas perkembangannya," kata Yusak.

Meski demikian, Yusak Billy memilih untuk melakukan antisipasi untuk mengubah strategi penjualan mobil Honda di Indonesia.

"Karena adanya isu virus corona jni, membuat aktifitas di luar menjadi berkurang dan kami selalu mengikuti anjuran dari pemerintah untuk tidak mengadakan acara dengan berkumpulnya banyak orang. Jadi sekarang ini kami mengalihkan promosi kami, dengan menggunakan media massa dan juga media digital mas," ujar Yusak.



Simak Video "Kasus WNI Positif Corona Kini Mencapai 309"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com