Selasa, 17 Mar 2020 11:53 WIB

IIMS 2020 Mundur, Penjualan Mobil Diprediksi Terus Turun

Luthfi Anshori - detikOto
Suasana IIMS 2018 Pameran IIMS.Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta -

Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020 resmi ditunda untuk mencegah penyebaran virus corona. Padahal ajang seperti ini sangat dibutuhkan industri otomotif di Indonesia untuk menstimulasi penjualan mobil.

"Penundaan pameran besar seperti IIMS dan peluncuran mobil tentu bisa berdampak pada pasar otomotif, karena konsumen juga akan melakukan penundaan pembelian," kata Business Innovation and Sales & Marketing Director, Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, melalui pesan singkat kepada detikOto, Selasa (17/3/2020).

Yusak tidak merinci seberapa besar potensi penurunan penjualan akibat penundaan IIMS 2020 dan juga pembatalan peluncuran produk baru. Namun ia berharap, pasar dan situasi nasional akan segera membaik.

"Kondisi setiap saat bisa berubah. Kami terus close monitoring perkembangannya dan akan lakukan tindakan cepat mengikuti kondisi terbaru. Kami harap begitu situasi membaik, pasar juga akan kembali recover (pulih-Red)," ujar Yusak.

Bicara penjualan otomotif di pasar domestik, penjualan mobil di awal 2020 ini mengalami penurunan dibanding 2019. Pada Februari 2020 penjualan mobil tercatat 79.573 unit, sementara pada Februari 2019 sebesar 81.809 unit. Artinya, ada penurunan sekitar 2,7%.

Sementara kalau diakumulasikan year to date Januari-Februari 2020, penjualan mobil tercatat sebanyak 159.997 unit. Padahal, periode yang sama tahun 2019 penjualannya mencapai 163.964. Artinya performa penjualan mobil di dua bulan pertama tahun 2020 turun sekitar 2,4%.

Menurut Ketua Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), Yohannes Nangoi, pandemi virus corona turut mempengaruhi penurunan penjualan mobil di awal tahun ini.

"Jadi terus terang aja, ekonomi kita kalau Anda lihat ulasan-ulasan dari pemerintah kan sudah menyatakan bahwa kelihatannya corona ini akan berdampak terhadap ekonomi," kata Nangoi kepada detikOto, Selasa (17/3/2020).



Simak Video "Sebaran Kasus Aktif Corona RI Per 4 Oktober, Terbanyak di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com