Senin, 16 Mar 2020 11:42 WIB

Tekonologi Air Purification Mobil Manjur Tangkal Corona? Ini Kata Ahli

Doni Wahyudi - detikOto
Mobil baru Geely Icon dilengkapi dengan fitur Sistem Pemurnian Udara Cerdas (IAPS) yang dikatakan bisa membunuh virus corona (Covid-19) di kabin. Geely mengklaim mobilnya bisa menangkal virus corona (global.geely.com)
Jakarta -

Jika tak dijaga kebersihannya, mobil pribadi bisa menyebarkan virus corona. Tapi benarkah teknologi Air Purification bisa menangkal virus tersebut?

Pabrikan mobil asal China, Geely, beberapa pekan lalu memperkenalkan produk terbaru mereka yang menghebohkan pasar. SUV yang mereka dirilis diklaim bisa menangkal virus corona.

Dinamai G-Clean Intelligent Air Purification System, teknologi tersebut akan ditanamkan pada mobil produksi mereka mulai Maret 2020 ini. Di tengah pandemi corona di seluruh dunia, mobil anticorona milik Geely kabarnya sudah dapat puluhan ribu pesanan sebelum resmi diluncurkan.



Teknologi tersebut diklaim mampu membersihkan virus, bakter, dan jamur yang menyebar di udara dalam kabin mobil.

Sebelum Geely, Tesla sudah lebih dulu memperkenalan teknologi air purification. Namun mereka tidak pernah mengklaim fitur tersebut akan bisa menangkal corona.

Teknologi bernama Bioweapon Defense Mode itu diklaim Tesla 100 kali lebih efektif dibanding penyaring udara mobil lain. Teknologi tersebut disebut bisa menghilangkan bakteri dan virus di udara.

Corey Gerbet, Kepala Medis RS Universitas Dillard menyebut air filtration tidak bisa sepenuhnya menghilangkan virus dari kabin.



"Bahkan jika Anda memiliki sistem penyaringan udara di kendaraan, virus bisa lebih dulu berada di udara sebelum disaring, atau berada di permukaan kabin," ucap Garbet.

"Meski sistem yang dipunya Tesla sangat canggih dan bekerja sangat baik, adalah tidak mungkin mengeliminasi semua patogen di dalam mobil sebelum Anda memasukinya. Bahkan, saat Anda memasuki ruang tertutup, Anda membawa bakteri dan virus ke dalam ruang itu," papar Garbet.



Simak Video "Kasus Aktif Covid-19 Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(din/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com