Punya Gaji 3-4 Jutaan Mau Investasi Mobil? Pikir-pikir Lagi, Deh

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 03 Mar 2020 12:51 WIB
Toyota Agya
Mobil jadi alat investasi? Untuk yang bergaji di bawah Rp 5 juga sebaiknya pikir-pikir dulu (Toyota)
Jakarta -

Buat beberapa kalangan, mobil dianggap jadi investasi yang lumayan menjanjikan. Tapi kalau punya gaji Rp 3-4 jutaan, mending pikir-pikir dulu, deh.

Apakah mobil bisa difungsikan sebagai alat investasi yang menjanjikan tergantung pada rencana penggunaannya. Jika disewakan atau digunakan untuk hal-hal produktif, menjadikan mobil sebagai elemen investasi bisa saja dilakukan.

"Contohnya beli mobil untuk kita sewakan. Atau untuk narik Grab narik Gocar. Menurut saya itu jatuhnya kayak investasi, karena kan dia jadi penghasil uang buat kita, jadi semacam alat produksi," kata Andy Nugroho, Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia.



Sebaliknya, jika mobil tersebut tidak dimaksimalkan manfaatnya atau tujuan membeli hanya untuk memenuhi gaya hidup, maka mobil bisa dikatakan bukan investasi yang baik.

"Kalau kita memang beli dianggurin doang di rumah terus juga kita beli mobilnya yang biasa-biasa aja, mobil sejuta umat bukan barang koleksi ya dia pasti penyusutannya akan tinggi banget. Rata-rata setahun itu kan sampai 15 persen ya penyusutannya," terang Andy.

Selain bisa menjadi investasi yang bagus karena bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rental atau taksi online, mobil juga bisa menjadi investasi yang baik jika masuk dalam kategori benda koleksi atau barang yang sangat dicari karena suplainya terbatas.



"Misalkan ada beberapa contoh mobil yang saat ini sedang fenomenal banget, contohnya Suzuki Jimny, itu harga sekennya bisa naik 50 persen dari harga barunya lho, artinya buat beberapa orang itu juga menjadi barang investasi juga. Jadi harus by case memang," pungkasnya.



Simak Video "Detik-detik BMW Kecelakaan dan Terbakar, 5 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)