Selasa, 11 Feb 2020 10:07 WIB

Efek Virus Corona, Pabrik Nissan di Jepang Berhenti Produksi

Doni Wahyudi - detikOto
Render Nissan Livina X-Gear Nissan dikabarkan menghentikan produksi mobil pada salah satu pabriknya di Jepang karena efek virus corona (Instagram.com/sknyf.art)
Jakarta -

Efek virus corona pada industri otomotif kian terasa. Nissan menjadi pabrikan pertama di Jepang yang terhambat produksinya sebagai efek penyebaran virus mematikan tersebut.

Autoblog, mengutip dari Nikkei, mengonfirmasi Nissan telah menjadi pabrikan pertama yang terhenti produksinya di Jepang lantaran efek virus corona.

Pabrik yang akan menunda proses produksinya adalah yang terletak di Kyushu, sisi barat daya Jepang. Disebutkan Nissan kini kesulitan mendapatkan part mobil yang selama ini diimpor dari China.



Masih dikutip dari sumber yang sama, penundaan produksi bisa mencapai jumlah 3.000 kendaraan. Pabrik Nissan di Kyushu tersebut diketahui memproduksi Serena dan Rogue Sport crossover - yang merupakan mobil Nissan paling laris di Amerika Serikat. Pada tahun fiskal 2018, pabrik ini menghasilkan 434.000 kendaraan.

Sampai saat ini belum ada pernyataan dari pihak Nissan Jepang terkait kondisi ini.

Nissan kabarnya juga akan menunda produksi mobilnya yang ditujukan untuk ekspor paling tidak sampai 17 Februari.



Virus corona sudah menyerang industri otomotif dunia. Di Korea Selatan, Hyundai, KIA, dan Renault sudah mengumumkan penutupan lantaran gangguan suplai produk dari China.



Simak Video "Usai Dinyatakan Negatif, Suspect Corona di Cibubur Dipulangkan"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com