Rabu, 29 Jan 2020 16:03 WIB

Marak Pencurian Pelek Mobil Bawaan Pabrik, Laku Kalau Dijual?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Logo Honda pada pelek mobil Ilustrasi pelek mobil bawaan Honda. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Akhir-akhir ini tengah viral kasus pencurian ban dan pelek mobil yang sedang diparkir. Tak tanggung-tanggung, pelaku ada yang mencopot keempat ban mobil yang tengah parkir. Malah, ada yang nekat mencuri pelek mobil di parkiran umum.

Aksi pencurian pelek mobil ini cukup nekat. Pelaku mencopot pelek dan mengganjalnya dengan batu bata. Rata-rata pelek yang dicuri adalah mobil terkini. Peleknya kebanyakan masih original bawaan pabrikan. Apakah laku kalau dijual lagi?

Menurut Fery Ach dari toko pelek Achsarra Wheels yang bermarkas di Jakarta Timur, pelek original dari pabrikan mobil atau disebut Original Equipment Manufacturer (OEM) memang lebih mudah dijualnya. Sebab, pelek OEM banyak yang memburu.

"Pelek OEM itu jangankan 4 buah, ada 1 buah maupun 2 buah tetap laku terjual, dikarenakan kadang-kadang pembeli itu butuh untuk serep, atau pengganti pelek yang lecet-lecet. Pelek OEM itu paling gampang terjual," kata Fery kepada detikcom, Rabu (29/1/2020).

Fery melihat, kebanyakan pelek mobil yang dicuri itu adalah mobil-mobil baru. Jika dijual kembali pun harganya masih tinggi.

"Karena memang customer sekarang banyak yang cari-cari model OEM. Dalam arti model pelek OEM sekarang itu bagus dan modis," ujar Fery.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com