Rabu, 22 Jan 2020 15:50 WIB

3,4 Juta Mobil Toyota Ditarik karena Masalah Airbag

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Ari Saputra
Washington - Toyota Motor Corp akan melakukan penarikan terhadap 3,4 juta unit mobilnya di seluruh dunia. Penarikan itu dilakukan setelah ditemukannya masalah elektronik yang menyebabkan airbag tidak mengembang saat tabrakan.

Dari total tersebut, 2,9 juta unitnya berasal dari Amerika Serikat yang meliputi Corolla tahun 2011-2019, Matrix 2011-2013, Avalon 2012-2018 dan Avalon Hybrid 2013-2018. Satu kecelakaan fatal telah terjadi pada salah satu mobil yang mengalami masalah ini.



Masalah kontrol elektronik itu menimbulkan sistem perlindungan tidak merespons dalam kecelakaan. Akibatnya airbag yang tidak keluar dan mengembang serta ada dampak lainnya, yaitu pretensioner pada sabut pengaman tidak dapat menahan gaya dorong pada penumpang.

April 2019 lalu Badan Keselamatan Lalu Lintas AS, NHTSA telah mendata ada 12,3 juta kendaraan dari berbagai merek yang mengalami masalah pada airbag. Pada bulan April itu terjadi dua kecelakaan dari depan yang mana salah satunya berakhir fatal karena sabuk pengaman tidak berfungsi. Kebetulan kecelakaan itu dialami oleh Corolla terbaru.

Airbag yang terpasang pada mobil itu awalnya dibuat oleh TRW Automotive Holding Corp yang kini dimiliki oleh ZF Friedrichshafen. Airbag tersebut sebelumnya juga telah diisukan oleh Kia, Hyundai, dan Fiat Chrysler yang terdampak pada 2,5 juta unit kendaraannya.

Dalam laporan penarikan tahun 2016 itu, Fiat Chrysler mengatakan ada 3 korban jiwa dan 5 cedera akibat masalah airbag tersebut.




Simak Video "Aksi Tulus dan Anji Pecahkan Acara Toyota Sebangsa Bandung "
[Gambas:Video 20detik]
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com