Lantas bagaimana pengaruhnya terhadap sistem transmisi mobil yang otomatis? Pertanyaan itu muncul karena transmisi otomatis akan menyesuaikan tingkat percepatannya sesuai dengan kondisi jalan.
Head of Service Business Development ZF Aftermarket Indonesia, Rizqi Zulqornain mengatakan jalan seperti tol layang Japek masih dalam taraf normal kinerja transmisi. Ia berpendapat, tanjakan dan turunan dari jalan tol layang cukup landai untuk kemampuan transmisi otomatis pada umumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Naik turun kan cuma rentang 5 km itu normal, landai cuma lebih sering. Transmisi masih dalam rentang kerja ideal, kecuali tanjakan terlalu ekstrim atau pada saat suhunya panas," tanggap Rizqi kepada detikcom di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019).
Ia menambahkan kondisi jalan seperti itu justru lebih memberatkan kinerja suspensi dan ban. "Kalau saya bilang yang paling berdampak adalah suspensi dan ban," timpalnya.
Pada aplikasi penggunaan transmisi otomatis sendiri ia tidak melarang pengemudi tetap menginjak pedal gas secara konstan selama melalui jalan tol layang Japek. Tentunya selain menjaga laju pada kecepatan yang stabil akan meningkat efisiensi bahan bakar pula.
"Disarankan adalah pengemudi berkendara konstan, larinya ke efisiensi. Efisiensi artinya transmisi bisa masuk ke mode overdrive, lebih efisien bahan bakarnya," jelas Rizqi.
Rizqi juga mengingatkan bahwa meski disebut transmisi otomatis, pengemudi tetap menjadi penentu keputusan terhadap bagaimana transmisi bekerja. "Kendaraan itu nggak tau apa yang akan dialami di depannya yang tau adalah pengemudi, jadi selama pengemudi tidak memainkan pedal gas transmisi tidak akan respon kecuali pengemudi mainkan pedal gasnya," tutupnya.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video Pantau Arus Mudik di KM 57, Wakapolri: Alami Peningkatan 15%"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi