Tol Layang Naik Turun, Ada Efeknya ke Transmisi Mobil?

Rizki Pratama - detikOto
Kamis, 19 Des 2019 19:21 WIB
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Secara struktur jalan tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) II tidak sepenuhnya rata. Ada kalanya jalan tol naik dan turun menyesuaikan bagian bawahnya. Kontur seperti ini ditemukan di hampir sepanjang tol layang sepanjang 38km itu.

Lantas bagaimana pengaruhnya terhadap sistem transmisi mobil yang otomatis? Pertanyaan itu muncul karena transmisi otomatis akan menyesuaikan tingkat percepatannya sesuai dengan kondisi jalan.

Head of Service Business Development ZF Aftermarket Indonesia, Rizqi Zulqornain mengatakan jalan seperti tol layang Japek masih dalam taraf normal kinerja transmisi. Ia berpendapat, tanjakan dan turunan dari jalan tol layang cukup landai untuk kemampuan transmisi otomatis pada umumnya.



"Naik turun kan cuma rentang 5 km itu normal, landai cuma lebih sering. Transmisi masih dalam rentang kerja ideal, kecuali tanjakan terlalu ekstrim atau pada saat suhunya panas," tanggap Rizqi kepada detikcom di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2019).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Japek"
[Gambas:Video 20detik]