Kamis, 19 Des 2019 17:33 WIB

Chevrolet Cabut, Permintaan Mobil Bekasnya Malah Naik

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Mulai bulan Maret 2020, General Motors yang menjual mobil Chevrolet di Indonesia akan menghentikan penjualan mobil. Keputusan Chevrolet untuk hengkang per Maret 2020 ini diprediksi akan mengubah transaksi mobil Chevrolet baik di pasar mobil baru maupun bekas. Meski demikian, nampaknya Chevrolet tetap memiliki penggemar loyal.

Ivo Wassenaar, Head of Automotive, OLX Indonesia, membagikan data mobil Chevrolet segala tipe, satu bulan setelah GM menyatakan hengkang.

"Yang menarik adalah, tidak ada dampak signifikan dari pengumuman tersebut. Berdasarkan data yang berhasil ditarik oleh OLX pada akhir bulan November, terjadi peningkatan permintaan mobil Chevrolet sebesar 6%. Di bulan Oktober 2019, permintaan (calon pembeli) berada pada angka 29.182 sedangkan di bulan November 2019, permintaan ada pada angka 30.883 ribu. Dari segi harga rata-rata, walaupun tidak signifikan, namun mengalami peningkatan sebesar 1%, dari Rp 105 juta (Oktober 2019) menjadi Rp 106 juta (November 2019). Tentunya ini bervariasi bergantung pada tipe dan tahun produksi mobil," ujarnya.


Berdasarkan listing Mobil Chevrolet yang terpasang di OLX, data mengungkapkan suplai mengalami penurunan sebesar 3% atau dari 2.067 di bulan Oktober 2019 menjadi 2.015 di bulan November 2019. Kendati akan hengkang, nampaknya konsumen justru mempertahankan mobil Chevrolet karena setiap brand otomotif memang biasanya memiliki penggemar tersendiri.


Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Chevrolet Pamit dari Indonesia, Bagaimana Nasib Penggunanya?"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com