Diberitakan CNBC, penurunan itu lebih besar daripada 2008 menurut tim ekonomi Fitch Ratings yang mengutip data International Organisation of Motor Vehicle Manufacturers. Menurutnya, perlambatan penjualan mobil itu berkontribusi pada hambatan pada manufaktur global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China sebagai pasar mobil terbesar dunia mengalami penurunan penjualan. Di China, penjualan mobil turun 11% selama Januari-Oktober 2019 dibanding periode yang sama tahun lalu Itu menjadi faktor utama dalam penurunan penjualan mobil baru secara global tahun ini.
Brian Coulton, chief economist Fitch Ratings menganggap bahwa lemahnya pertumbuhan kredit, kenaikan penjualan mobil bekas dan standar emisi baru yang semakin ketat membuat penjulan mobil baru di China tertekan.
Selain China, penjualan di Amerika Serikat juga mengalami kesulitan. General Motors, Ford dan Honda mengurangi produksi mobil karena pasar yang melemah. Negara lain yang mengalami penurunan penjualan mobil adalah Brasil, Rusia, dan India. Eropa Barat diperkirakan mengalami penurunan juga.
"Meskipun kami tidak melihat penurunan tajam lebih lanjut dalam manufaktur global pada tahun 2020, prospek otomotif menunjuk pada stabilisasi yang terbaik daripada rebound tajam," kata Coulton.
Halaman 2 dari 2
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik