Rabu, 13 Nov 2019 17:26 WIB

BMW Yakin Pasar Mobil Mewah akan Semarak Tahun Depan

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Penjualan mobil di pasar otomotif nasional tahun 2019 mengalami tren penurunan. Faktor politik dan melemahnya daya beli menjadi faktor penyebabnya. Dalam sisa tahun ini, tentu beberapa pabrikan sudah mulai menyusun rencana bagaimana menghadapi pasar di tahun 2020.

Melihat tidak ada lagi agenda politik di tahun itu tentu memunculkan optimisme akan pertumbuhan pasar bahkan dari segmen mobil mewah.



"Tahun 2020 kita masih sangat optimistis kendaraan premium masih terus tumbuh meski sedikit tapi tetap terus tumbuh," kata Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania di Jakarta.

Tahun ini pun memang BMW juga mengalami pertumbuhan di saat beberapa merek lain mengalami penurunan. Tentunya hasil tersebut memberikan kepercayaan diri lebih bagi BMW menatap penjualan di 2020.

"Tahun ini tumbuh kalau dari tahun lalu walau nggak terlalu besar. Kan beberapa lain turun tapi kami salah dua atau salah tiga yang naik ke atas. Jadi kondisi yang kami siapkan ke market membantu konsumen untuk memilih. Strategi peluncuran model baru di semester dua juga, lebih stabil kondisi politik," papar Vice President Sales BMW Group Indonesia, Bayu Rianto di kesempatan yang sama.



Di samping alasan tersebut BMW juga semakin memperluas pilihan kepada konsumennya. Tidak hanya mobil baru, BMW juga menyediakan mobil bekas yang tersertifikasi riwayat hidupnya.

"Berikutnya adalah konsumen belinya barang baru atau diskon dua hal itu BMW punya, program yang akan habis masa tayangnya terus kami juga punya produk baru. Itu jadi harapan kami dan ternyata disambut baik oleh konsumen," tutup Bayu.

Simak Video "Lebih Dekat dengan Mobil Termewah BMW X7 'The President'"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/ddn)
bmw
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com