Minggu, 10 Nov 2019 08:35 WIB

Laporan dari Milan

Demi Tekan Polusi, Mobil Masuk Kota Milan Harus Bayar!

M Luthfi Andika - detikOto
Jalanan Kota Milan, Masuk Kota Harus Bayar. Foto: M Luthfi Andika Jalanan Kota Milan, Masuk Kota Harus Bayar. Foto: M Luthfi Andika
Milan - Buat detikers yang berkendara di Indonesia pasti bakal kaget saat berkendara di kota Milan, Italia. Karena untuk bisa melintas di jalanan ibu kota Milan, setiap pengendara mobil harus membayar.

Seperti yang disampaikan tour guide kami selama perjalanan di kota Milan, Gracia. Dia menjelaskan, untuk bisa menekan emisi gas buang, setiap pengendara harus membayar sebesar 5 euro atau setara dengan Rp 77 ribuan per hari kalau ingin melintas di Milan.



"Untuk bisa ke pusat kota, pengendara harus bayar 5 euro per hari. Sedangkan untuk bus pariwisata itu harus membayar 100 euro. Hal ini memang diwajibkan untuk menekan emisi gas buang," ujar Gracia.

Jalanan Kota Milan, Masuk Kota Harus Bayar. Jalanan Kota Milan, Masuk Kota Harus Bayar. Foto: M Luthfi Andika


"Namun untuk kendaraan umum dan taksi, tarif ini tidak berlaku. Tapi saya kurang tahu untuk kendaraan ramah lingkungan, mungkin bisa gratis ya," tambah Gracia.



Layaknya kota Jakarta, Gracia juga mengatakan Milan selalu mengalami kemacetan di saat jam-jam sibuk. "Milan itu kota kedua terbesar setelah Roma, jadi Milan juga mengalami kemacetan pada saat jam-jam sibuk," katanya.

Jalanan Kota Milan, Masuk Kota Harus Bayar. Jalanan Kota Milan, Masuk Kota Harus Bayar. Foto: M Luthfi Andika


Meski demikian, dalam pantauan detikcom setiap pengendara tidak akan merasa rugi untuk bisa berkendara di dalam kota Milan. Karena bisa dipastikan setiap pengendara disiplin dalam berkendara, bahkan detikcom pastikan jarang terdengar suara klakson di jalanan Milan.

Simak Video "Derby Milan: Duel Tim yang Beda Nasib"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com