Kamis, 24 Okt 2019 15:42 WIB

Laporan dari Tokyo

Honda Masih Pikir-pikir Jual Freed Baru di RI

Nugroho Tri Laksono - detikOto
Foto: Nugroho Tri Laksono Foto: Nugroho Tri Laksono
Jakarta - Honda Freed mendapatkan penyegaran di pasar Jepang, bahkan yang terbaru sudah menganut teknologi hybrid. Masuk di Indonesia tahun 2009, perjalanan mobil dengan bentuk desain kotak ini terhenti sejak tahun 2015.

Kendati demikian Honda Co tidak menutup kemungkinan untuk kembali menjual Freed versi Hybrid ke Tanah Air.


"Freed hybrid cukup menarik, kami perlu melakukan studi lagi apakah pasar mobil ini masih besar di Indonesia," ujar Takehiro Watanebe, Presiden Direktur Honda Prospect Motor kepada detikcom, di acara Tokyo Motor Show, Rabu (23/10/2019).

Menengok sejarah ke belakang, Freed pertama kali diboyong ke Indonesia oleh Honda pada tahun 2009. Penjualannya sempat mencapai belasan ribu setiap tahun. Puncaknya, Honda menjual 19.811 unit Freed pada tahun 2012.


Namun tahun 2016, Honda tak lagi sanggup menjual Freed melebihi 10.000 unit. Honda tercatat hanya mampu melepas 617 unit Freed dalam data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Berangkat dari angka tersebut membuat Honda menyuntik mati Freed di Indonesia.

"Karena menurut pertimbangan kami tren segmen mengalami penurunan, itu salah satu alasan Honda Freed tak dijual di Indonesia," ujar Watanebe.

Simak Video "All New Honda Jazz Melantai di Ajang Tokyo Motor Show 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com