Kamis, 17 Okt 2019 08:21 WIB

Warna Mobil Ini Paling Berisiko Alami Kecelakaan

Ridwan Arifin - detikOto
ilustrasi kecelakaan mobil. Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah ilustrasi kecelakaan mobil. Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
Jakarta - Saat membeli mobil tak bisa dimungkiri bahwa pemilihan warna mobil bisa jadi pertimbangan. Namun sebuah studi yang dilakukan Monash University Accident Research Centre (MUARC), Australia, ini menyatakan warna bisa pengaruhi tingkat kecelakaan.

Studi tersebut menghubungkan soal keselamatan jalan dan warna pada mobil. Hasilnya, mobil berwarna hitam lebih mungkin terlibat dalam tabrakan, dan warna putih adalah pilihan paling aman.



Secara persentase mobil hitam memiliki risiko kecelakaan 12 persen lebih tinggi, diikuti oleh mobil abu-abu dengan risiko 11 persen lebih tinggi. Kendaraan berwarna perak 10 persen lebih tinggi, kemudian biru dan merah pada 7 persen.

Peneliti Senior MUARC, Dr. Stuart Newstead mengatakan studi di Australia ini dibilang paling komprehensif untuk menyelidiki hubungan antara warna kendaraan dan risiko kecelakaan.

"Studi internasional sebelumnya telah memeriksa visibilitas dan warna kendaraan tetapi belum sepenuhnya memperhitungkan faktor-faktor lain yang mungkin berdampak pada risiko kecelakaan, seperti demografi pengemudi," kata Stuart.



Ia menjelaskan temuan studi tersebut jelas menunjukkan bahwa kendaraan berwarna putih memiliki risiko kecelakaan terendah, 12 persen lebih kecil di semua jenis kondisi cahaya. Mobil berwarna krem, kuning menyusul di peringkat dekat di belakang putih.

"Sebaliknya, warna gelap dan warna dengan kontras rendah termasuk perak, abu-abu, hijau, biru, merah, dan hitam cenderung berkaitan dengan kecelakaan yang lebih tinggi, termasuk di siang hari," kata Stuart.

Penelitian ini didukung lembaga keselamatan dan asuransi jalan RACV Australia. Chief Engineer Vehicles RCAV, Michael Chase menyebut hasil tersebut menjadi pertimbangan pengemudi dalam membeli mobil yang sadar akan keselamatan.

Namun ia menyoroti pengemudi seharusnya lebih mengenali faktor-faktor lain, seperti tingkat perlindungan mobil, dan fitur keselamatan.

"Mengemudi mobil dengan warna yang gelap dapat meningkatkan risiko kecelakaan Anda, namun yang paling berpengaruh besar adalah kebiasaan mengemudi Anda," kata Michael.

Simak Video "Lakalantas Jadi Ancaman, Gojek Bersama Korlantas Polri Adakan Pelatihan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com