Rabu, 16 Okt 2019 18:19 WIB

Ini Alasan Toyota Tidak Ikut Bersaing Buat Mobil Jokowi

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: Rangga Rahadiansyah Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Beberapa waktu lalu ramai dibicarakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengganti kendaraannya. Tapi maaf, Toyota memang tidak ikut bersaing untuk bisa menarik perhatian agar bisa dipilih oleh orang nomor satu Indonesia ini.

Tentu ini bukan tanpa alasan, seperti yang disampaikan Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, di Bali. Anton mengatakan Toyota memang tidak ikut bersaing untuk bisa menyediakan kendaraan khusus Presiden RI.



"Mobil untuk presiden kita tidak ada, untuk mobil menteri kebetulan kita ada (ikut bersaing dengan pabrikan mobil lainnya-Re)," ujar Anton.

Anton coba meluruskan pendapat yang beredar, yang mengatakan Toyota hanya ingin bermain pada mobil menteri karena volume yang dibutuhkan lebih banyak.

Toyota CenturyToyota Century Foto: Rangga Rahadiansyah


"Apakah karena mobil menteri lebih banyak jumlahnya, sehingga Toyota memilih bersaing di situ? Oh tidak-tidak seperti itu, story-nya berbeda," ujar Anton.



"Kalau kita mau ikut pun berbeda, karena mobil Jepang tidak punya spesifikasi mobil antipeluru, semuanya (semua model dan semua brand-Red). Karena prinsipal secara global, Jepang tidak bisa produksi senjata dan ternyata ini (mobil antipeluru-Red) masuk dalam kategori tersebut. Ini alasan kenapa kita tidak ikut dalam pitching mobil presiden," tambah Anton.

Simak Video "Mobil Listrik Perdana Lexus Seperti Burung Camar"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com