Rabu, 16 Okt 2019 08:38 WIB

Karena Fitur Ini, Porsche 911 Oke buat Hujan-hujanan

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Generasi kedelapan Porsche 911 dilengkapi dengan fitur wet mode. Sesuai namanya, fitur ini ditujukan untuk penggunaan di kondisi jalanan basah atau saat hujan.

"Dengan profil tapak ban yang lebar banget, kalau pas kondisi hujan sampai air menggenang, ban berpotensi melayang di atas air (aquaplanning). Maka itu di sini Porsche memperkenalkan wet mode, supaya saat dipakai pas hujan performa tetap maksimum," kata Porsche Trainer Indonesia, Ricko Boen, di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Menurut Ricko ada perbedaan antara wet mode di mobil Porsche dengan wet mode yang ada di mobil sport lain. "Ada manufaktur lain yang bikin mode ini juga, tapi biasanya itu akan bikin mobil menjadi lebih lambat dan terlalu safe. Tapi kalau di Porsche maunya tetap bisa performance driving walaupun wet mode," terang Ricko.



Lalu bagaimana cara kerja wet mode pada Porsche 911 generasi kedelapan ini?

Porsche Wet Mode bisa otomatis mendeteksi jalanan basah dan kemudian memperingatkan pengemudi akan risiko aquaplanning. Mobil memiliki sensor di roda depan yang mendeteksi semprotan air. Sensor ini berbeda dengan sensor hujan pada wiper yang hanya bereaksi begitu ada air jatuh di kaca depan.

Karena Fitur Ini, Porsche 911 Oke Dibuat Hujan-hujananFoto: Agung Pambudhy


Jika sistem mendeteksi permukaan jalan yang basah, maka otak mobil akan bekerja. Mobil akan mengaktifkan Porsche Stability Management (PSM) dan Porsche Traction Management (PTM). Kedua sistem ini akan menjadi lebih sensitif. Kemudian di layar cluster meter akan ada peringatan bagi pengemudi untuk memindahkan mode ke Wet Mode.

Karena Fitur Ini, Porsche 911 Oke Dibuat Hujan-hujananFoto: Agung Pambudhy


Jika Wet Mode diaktifkan, PSM, PTM, aerodinamis adaptif, opsional Porsche Torque Vectoring (PTV) Plus dan responsif drive semua disesuaikan untuk menjamin stabilitas mengemudi maksimum.



Pada kecepatan mulai 90 km/jam, spoiler belakang variabel diperluas ke posisi kinerja, flap udara pendingin terbuka, karakteristik pedal akselerator lebih rata, dan fungsi PSM Off atau mode Sport tidak lagi dapat diaktifkan.

Penyaluran torsi mesin lebih halus, dan strategi perpindahan transmisi PDK delapan kecepatan yang baru secara otomatis disesuaikan dengan ini. Pada model all-wheel-drive 911 Carrera 4S, lebih banyak daya drive yang ditransfer ke gardan depan daripada dalam mode normal untuk memperkuat efek stabilisasi.

Rasio penguncian yang dikurangi dari kunci diferensial belakang yang dikontrol secara elektronik juga merupakan bagian dari pengaturan Porsche 911 untuk kondisi basah.

Simak Video "Taycan, Mobil Listrik Pertama Porsche"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com