Kamis, 26 Sep 2019 08:23 WIB

Menperin Usul Ibu Kota Baru Dipenuhi 'Mobil Tanpa Sopir'

Ridwan Arifin - detikOto
Ilustrasi mobil otonom. Foto: Honda Ilustrasi mobil otonom. Foto: Honda
Bekasi - Pemindahan Ibu Kota baru di wilayah Kalimantan turut didorong dengan kemajuan teknologi. Salah satunya di bidang industri otomotif.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersuara ingin jika nantinya di Ibu Kota baru memiliki sistem kendaraan otonom atau tanpa sopir yang melenggang di jalanan, namun dengan catatan jaringan di Indonesia sudah 5G.


"Kemarin ada tukar pikiran rencana pembangunan Ibu Kota baru. Salah satu yang saya sampaikan, minimal kita punya fasilitas 5G sehingga autonomous vehicles dan kendaraan commuter lainnya bisa menggunakan autonomous commuter line," ujar Airlangga di Cikarang, Rabu (25/9/2019).

Kata Airlangga, selain jaringan harus sudah 5G, pilot project kota juga penting untuk menguji teknologi dan penerimaan publik terhadapnya. Sebab menurutnya, semakin berkembangnya teknologi makan banyak hal yang pelajari.

"Dengan berkembangnya autonomous yang berkembang tentunya kita harus juga memberi masukan agar ke depan punya cluster kota untuk uji tipe prototipe autonomus vehicle," kata Airlangga.


Teknologi otonom memang saat ini turut berkembang bersama kendaraan listrik. Airlangga menyebut dengan peraturan turunan Perpres Kendaraan Listrik yang menyangkut pajak bisa mendorong masyarakat untuk beralih ke mobil listrik.

"Pemerintah akan menambah PPnBM tarif yang baru berdasarkan emisi. Apabila electric vehicle murni itu bisa sampai nol persen dengan demikian ini akan mendorong konsumen beralih kepada EV," kata Airlangga.

Simak Video "Mobil Tanpa Sopir Versi Toyota"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com