ADVERTISEMENT
Kamis, 05 Sep 2019 20:53 WIB

Anies Belum Mau Bocorkan Insentif Mobil Listrik di Jakarta

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rizki Pratama Foto: Rizki Pratama
Jakarta - Sudah banyak pilihan kendaraan listrik yang dijual di Indonesia. Beberapa ada yang sudah dijual dengan harga mahal, beberapa lagi masih menunggu insentif supaya lebih terjangkau oleh konsumen.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengatakan akan memberikan solusi berupa insentif terkait harga yang mahal. Namun saat ditanya ia belum memberikan rincian yang jelas.



"Nanti kalau udah lengkap saya umumin. Ada, cuma nggak mungkin diumumin spontanitas. Nanti saja. Saya selalu sampaikan tidak pernah kebijakan itu spontanitas," kata Anies di Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya rancangan insentif dan regulasi perlu digodok dengan matang dengan alasan akan membentuk perilaku. Dengan demikian, migrasi konsumen dari kendaraan bensin ke listrik dapat berjalan baik.

"Dirancang dengan serius karena untuk membentuk prilaku. Jadi ketika insentif itu ada, insentif itu untuk prilaku supaya orang berpindah dari kendaraan berbasis bahan bakar minyak ke listrik itu menjadi langkah rasional," terang Anies.

Lebih lanjut, Rasionalitas yang dimaksud Anies menyinggung masalah harga kendaraan listrik yang mahal. Tingginya harga kendaraan listrik tentu tidak akan seiring dengan peralihan kendaraan bensin ke listrik.

"Rasional itu artinya secara hitungan ekonomis masuk akal. Sehingga tidak harus kaya raya untuk pakai mobil listrik. Tidak harus bergaya untuk kendaraan listrik. Tapi siapapun bisa menggunakan kendaraan listrik karena rasional. Nah untuk itu harus disiapkan paket kebijakan yang lengkap," pungkas Anies.



Simak Video "Anies Akan Gratiskan Pajak Balik Nama Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com