Selasa, 20 Agu 2019 16:15 WIB

Mudahnya Perawatan Mobil-mobil Klasik

Luthfi Anshori - detikOto
Mobil Sukarno Foto: Ari Saputra
Jakarta - Mendengar nama mobil klasik, siapapun pasti membayangkan desain yang antik dan perawatan yang rumit. Sebab mobil-mobil yang usianya sudah puluhan tahun itu umumnya didatangkan secara utuh (CBU) dari negara produsen. Dan tidak semua produsen tersebut punya pabrik atau Authorized Dealer di Indonesia.

Tapi apa benar merawat mobil klasik itu susah dan mahal? "Bicara perawatan, kalau mahal sih nggak. Apalagi mobil (klasik) Amerika, dibanding mobil Eropa, itu jauh lebih mudah untuk didapat. Komponennya bisa dicari di online," kata pengelola Hauwke's Auto Gallery, Laurent Setjodiningrat, kepada detikcom, di Jakarta Selatan, Senin (19/8/2019).



Dijelaskan Laurent, mobil-mobil klasik justru lebih mudah dirawat dibanding mobil-mobil modern, sebab komponennya masih mengandalkan sistem mekanikal. Beda dengan produk-produk mobil zaman sekarang yang sudah memakai sistem elektronik, yang rumit.

SukarnoMobil Dinas Sukarno Foto: Ari Saputra


"Karena semua komponennya masih mekanikal, nggak ada komputer nggak ada apa-apa. Sebetulnya nggak ribet-ribet amat, semua masih pakai karburator. Istilahnya nggak bikin pusing," lanjut Laurent yang merawat sekitar 60-an unit mobil klasik berbagai merek di galerinya.



Lanjut Laurent, untuk perawatan, baik mobil Eropa maupun Amerika, secara teknis kurang lebih sama. "Kecuali part karburator, kalau Eropa, sama Amerika itu pasti beda. Nah itu kadang kalau kita suruh bongkar karburator dari Eropa itu agak ribet. Nggak semua orang dan mekanik bisa," jelasnya lagi.

Mobil Dinas Sukarno Mobil Dinas Sukarno Foto: Ari Saputra


"Jadi enaknya kalau di luar negeri itu ada sistem exchange, jadi bisa tukar karburator lama dengan karburator yang sudah direstorasi. Jadi tinggal swap aja sama mereka, kita tinggal bayar charge dan dikurangi dengan harga karburator kita. Jadi nggak semahal kalau beli baru," terangnya lagi.



Sedikit informasi, di Hauwke's Auto Gallery terdapat beberapa merek mobil Eropa maupun Amerika. Dari Chevrolet, Ford, DeSoto, Essex. Kalau yang Eropa ada Mercy, BMW, Jaguar, dan Skoda. Galeri ini juga menjadi tempat bagi 7 unit mobil dinas bekas Presiden pertama RI, Sukarno.

"Mayoritas mobilnya hidup, bisa jalan. Karena kan juga kita sewakan, untuk wedding dan segala macam," pungkas Laurent.

Simak Video "Melihat Mobil Klasik, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com