Rabu, 31 Jul 2019 10:15 WIB

Bisakah Mesin F1 Dicangkok ke Mobil Biasa?

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi mobil F1. Foto: Screenshot Youtube RacerThoughts Ilustrasi mobil F1. Foto: Screenshot Youtube RacerThoughts
Jakarta - Beberapa perusahaan besar mobil mengatakan telah mengusung teknologi mobil balap F1 mereka ke mobil sport yang dijual. Sebut saja Mercedes-Benz yang sudah memiliki 'versi legal' jalanan mobil F1.

Mercedes-Benz telah memiliki AMG One yang menggunakan mesin V12 yang dicomot dari mobil F1-nya. Ada banyak masalah yang harus dipecahkan supaya kehebatan mobil F1 yang memenangkan Lewis Hamilton berbagai tropi menjadi sebuah mobil Hypercar Hybrid seperti AMG One.


Rumitnya masalah tersebut dipaparkan oleh DriveTrive melalui sebuah video berdurasi 10 menit tentang bagaimana Mercedes-Benz membangun AMG One dari basis mobil F1 mereka.

Masalah pertama yang ditemukan adalah bagaimana cara menyalakan mesin. Dikarenakan mesin F1 yang kompleks, mesin ini tidak bisa dinyalakan begitu saja dalam kondisi dingin. Mesin mobil F1 sendiri baru bisa dinyalakan dengan starter external yang ukurannya sangat besar.

Masalah kedua adalah sistem pendingin mesin F1. Mobil F1 menggunakan dua radiator besar tanpa kipas pendingin untuk melenyapkan panas yang dihasilkan mesin.

Selanjutnya tentu saja masalah biaya. Semakin tinggi riset dan percobaan sebuah teknologi tentu akan melahap biaya yang besar pula. Untungnya hal ini tidaklah menghambat perusahaan sebesar Mercedes-Benz.


Lalu ada masalah torsi yang dihasilkan mesin mobil F1 yang sebenarnya tidak terlalu besar. Hal ini dikarenakan bobot mobil F1 sangatlah ringan sehingga tidak memerlukan hal itu. Namun torsi menjadi sangat penting untuk mobil jalanan yang mengemban berbagai fitur, kenyamanan dan lainnya.

Terakhir adalah masalah umur mesin mobil F1 yang terbilang pendek. Mobil balap F1 dirancang untuk terus mengalami perubahan dan modifikasi dalam jangka waktu yang singkat. Hal ini tentu perlu disesuaikan pada mobil yang dijual supaya pemiliknya tak perlu menghabiskan biaya besar dalam perawatan.



Simak Video "Resmi! Vietnam Gelar Balap Formula 1 pada 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com