Rabu, 17 Jul 2019 16:52 WIB

Airbag Rush di Filipina Bisa Mengembang Sendiri saat Hantam Lubang

Dina Rayanti - detikOto
Ekspor Toyota Rush. Foto: Pradita Utama Ekspor Toyota Rush. Foto: Pradita Utama
Manila - Sama halnya dengan di Indoensia, Toyota Motor Philippines mengumumkan penarikan kembali alias recall pada Low SUV model Rush tahun produksi 2 April 2018 sampai 7 Februari 2019. Diduga ada kecacatan pada Electronic Control Unit (ECU) airbag pada Rush.

Disebutkan Toyota Filipina, cacat produksi tersebut bisa membuat airbag sisi samping pada Rush mengembang dengan sendirinya ketika mobil melintas di jalan berlubang seperti diberitakan Top Gear, Rabu (17/7/2019).


Seperti diketahui, Filipina merupakan salah satu negara tujuan ekspor Rush yang diproduksi oleh Astra Daihatsu Motor itu.

"Keamanan menjadi prioritas utama Toyota. Kami meminta kepada seluruh konsumen untuk membawa unitnya ke diler terdekat usai pemberitahuan ini," jelas Toyota dalam keterangannya.

"Apabila masih mengantre, kami berharap para konsumen lebih berhati-hati ketika berkendara melewati jalan yang rusak," lanjutnya.

Sebelumnya Toyota Indonesia juga mengumumkan para pemilik Rush buatan Desember 2017 hingga Februari 2019 membawa mobilnya ke bengkel untuk dilakukan penggantian komponen ECU Airbag. Ada 60.000 Rush yang dijual di Tanah Air terkena dampak dari kesalahan pemrograman komputer tersebut.


Sedangkan untuk pasar ekspor, ada 36.000 unit Rush yang ikutan terkena dampak dan harus direcall.

Bagi detikers yang memiliki Rush dengan periode produksi seperti disebutkan di atas ada baiknya untuk memboyong Rush ke bengkel. Waktu penggantian ECU airbag pun tak berlangsung lama hanya 30 menit. Tak perlu khawatir adanya penggantian ECU airbag ini konsumen tak dikenakan biaya alias gratis.


Airbag Rush di Filipina Bisa Mengembang Sendiri saat Hantam Lubang
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com