Rabu, 17 Jul 2019 14:12 WIB

Pikap Mercy Nggak Laku, Penjualannya Mau Disetop

Dina Rayanti - detikOto
Pikap Mercy X-Class. Foto: AN Uyung Pramudiarja Pikap Mercy X-Class. Foto: AN Uyung Pramudiarja
Barcelona - Mercedes-Benz disebut-sebut bakal menyetop penjualan pikap perdananya X-Class. Penjualan pikap X-Class disebut salah satu sumber yang tak disebutkan namanya tak sesuai dengan ekspektasi dari pabrikan asal Jerman, Daimler induk perusahaan Mercedes-Benz itu.

Diberitakan Automotive News, Rabu (17/7/2019), Daimler rencananya ingin memangkas ongkos produksi dan meningkatkan keuntungan dari bisnisnya. Termasuk di dalamnya X-Class yang bakal menjadi korban dengan adanya rencana tersebut.



Pikap X-Class hanya terjual sebanyak 16.700 unit di Eropa, Australia, dan Afrika Selatan. Tahun lalu juga sudah terlihat penjualan X-Class tidak sesuai ekspektasi sehingga tak menguntungkan bagi Daimler.

Mercedes-Benz X-ClassMercedes-Benz X-Class Foto: AN Uyung Pramudiarja


Hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang diberikan oleh Daimler mengenai hal tersebut. Namun rumor yang beredar luas menyebut rencana penyetopan pikap Mercy ini terkait dengan kerjasama dengan Daimler dan aliansi Nissan-Renault.

Sebagai informasi, pikap ini tak sendirian dibangun Daimler. Daimler hanya me-rebadged dan sedikit melakukan modifikasi dari Nissan Navara hingga menjadi pikap X-Class dan memproduksinya di Barcelona. Sayangnya X-Class mengecewakan dan penjualannya tak sesuai ekspektasi.


Sejak hadir, X-Class tak sempurna. Tercatat Mercy beberapa kali menarik X-Class untuk dilakukan perbaikan. Hal itu juga diduga membuat penjualan X-Class terus terjun. Di Indonesia, mobil ini memang tidak dijual di Indonesia. Salah satu pertimbangannya adalah harga.

X-Class belum memungkinkan dirakit sendiri sehingga akan langsung diimpor. Tentunya jika diimpor harganya bakal jadi lebih mahal dan sulit bersaing.


Pikap Mercy Nggak Laku, Penjualannya Mau Disetop
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com