Rabu, 17 Jul 2019 07:48 WIB

Makin Jarang Mobil Ditarik karena Kredit Macet

Rizki Pratama - detikOto
Ilustrasi beli mobil. Foto: Shutterstock Ilustrasi beli mobil. Foto: Shutterstock
Jakarta - Membeli kendaraan secara kredit memang memudahkan konsumen dalam kepemilikan. Namun tak jarang setelah perencanaan keuangan yang matang ada saja kendala sehingga cicilan tak dapat dilunasi.

Kendaraan yang belum selesai dilunasi pun terpaksa harus ditarik oleh perusahaan pembiayaan yang membantu dana pembeliannya. Kasus ini perlahan mulai menyusut mengingat strategi perusahaan pembiayaan dalam mencarikan jalan keluarnya.


"Kami di ACC (Astra Credit Companies) lebih banyak memberikan solusi, misalnya dia angsuran Rp 5 juta kemudian dia tidak bisa bayar segitu kami tanya bisa bayar berapa," papar Chief Marketing Officer Astra Credit Companies, Tan Chian Hok dalam media gathering Astra Financial GIIAS 2019 di Menara Astra, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Kasus penyembunyian kendaraan yang akan ditarik pun dilihat oleh pria yang disapa Ahok ini sudah sangat jarang ditemukan. Strategi solusi pembayaran tersebut diyakini mengurangi oknum-oknum yang bertindak demikian.

"Kadang ada aja yang (jumlahnya) kecil di blow up aja. Cuma namanya kredit nggak bayar kan mestinya dipulangin. Adalah yang nakal, di kami nggak banyak lah," ungkap Ahok.


Dari perusahaan pembiayaannya penarikan sangat jarang diterapkan, bahkan selama konsumen masih mau membayar ia akan tetap menerimanya.

"Kami berikan solusi bukan asal trik. Ini kan masalah karakter (nasabah), kalau masih mau bayar ya no problem," pungkas Ahok. (rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com