Senin, 15 Jul 2019 14:59 WIB

SUV VW Ini Bakal Isi Kekosongan VW Kodok

Rizki Pratama - detikOto
VW Tharu di China Foto: Volkswagen VW Tharu di China Foto: Volkswagen
Puebla - Setelah diproduksi selama lebih dari 80 tahun, VW Beetle atau lebih dikenal dengan VW Kodok di Indonesia tutup usia. Meskipun mobil masalah selera, faktanya mobil ini telah memberikan banyak pengaruh dalam dunia otomotif dan bisa dibilang mobil sejuta umat yang sesungguhnya.

Kekosongan slot amunisi penjualan VW Beetle di pabrik ini tentu akan diisi oleh model lain. Berdasarkan lansiran automotive news, VW Kodok akan digantikan dengan model mobil crossover compact untuk pasar Benua Amerika.



Informasi ini dikonfirmasi oleh CEO VW Meksiko, Steffen Reiche melalui publikasi yang mengatakan produksi small crossover bernama Tarek. Mobil ini akan mulai masuk pabrik pada tahun 2020 dan siap dipasarkan di akhir tahun 2021.

VW Tarek ini akan mengisi segmen di bawah VW Tiguan. Ada kemungkinan ini adaptasi berbadan lebih gemuk dari VW Tharu yang tekah dijual di China.

"Kami akan melakukan adaptasi dari model Cina untuk pasar ini. Versi kami akan lebih kuat, dan lebih garang daripada yang dijual di China," ujar Reiche.

VW Tharu yang saat ini telah dijual di China memiliki wheelbase 2.679 mm, lebar 1.841 mm, dan tinggi 1.633 mm. Berdasarkan pernyataan Reiche, mobil tersebut nantinya dipastikan lebih besar dimensinya.



Di China mobil ini ditawarkan dengan tiga pilihan mesin, di antaranya 1.2 liter bertenaga 116hp, 1.4 liter turbo bertenaga 160hp, dan 2.0 l turbo dengan tenaga 186hp. Semua pilihan mesin tersebut dikawinkan dengan gearbox dual-clutch tujuh percepatan.


SUV VW Ini Bakal Isi Kekosongan VW Kodok
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com