Senin, 17 Jun 2019 19:59 WIB

Hati-hati, Jangan Aktifkan Rem Parkir Terlalu Lama

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Dok. Istimewa Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Rem parkir atau hand brake pada mobil berfungsi membantu kendaraan berhenti dengan aman ketika diparkir. Cara kerja rem ini dengan mengaktifkan rem belakang, supaya kendaraan tidak bergerak ketika terparkir.

Rem parkir pun biasanya jadi pilihan utama para pemilik mobil saat memarkir kendaraannya di rumah. Tapi tahu nggak detikers? Ada risiko tersendiri saat mengaktifkan rem parkir terlalu lama.



Seperti dikutip dari laman suzuki.co.id, rem parkir yang aktif terlalu lama berpotensi menimbulkan masalah serius, yaitu lepasnya kampas rem dari pelat atau besi penyangganya.

Masalah kampas rem lepas ini biasanya rentan menyerang rem belakang berjenis tromol. Kenapa? Sebab rem belakang jenis tromol, memiliki bidang kontak yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rem cakram.

Pertanyaannya, Kenapa kampas rem bisa lepas dari besi penyangganya?

Jadi ketika rem tangan aktif, kampas rem itu terus menempel dengan tromol atau piringan cakram. Jika dibiarkan terlalu lama, kampas rem berisiko lengket dan menempel pada tromol atau piringan cakram.



Jika dipaksa melaju, kampas rem berisiko lepas dan akan sangat berbahaya jika mobil dikendarai. Risiko akan semakin tinggi jika Anda mengaktifkan rem tangan aktif dalam waktu lama dengan kondisi terakhir rem yang masih basah.

Solusinya, kurangi penggunaan rem parkir, terutama ketika mobil akan ditinggal dalam waktu lama. Jadi ban mobil cukup diganjal dengan balok atau tire stopper jika memang kendaraan akan ditinggal lama.

Memang butuh waktu yang lama untuk kampas rem menjadi lengket dengan tromol, namun akan lebih baik mencegah daripada rusak dan akhirnya keluar biaya untuk ke bengkel. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com