Kamis, 13 Jun 2019 15:49 WIB

Mudik Naik Mobil Tidak Perlu Ganti Oli, Asal...

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Dok. Daihatsu Foto: Dok. Daihatsu
Jakarta - Perjalanan mudik selain menguras tenaga juga akan menyebabkan 'kelelahan' pada mobil yang bekerja lebih keras dari biasanya. Melewati jalanan panjang dan tetap menyala dalam keadaan macet tentunya memberikan pengaruh terhadap kondisi mobil.

Namun pengguna mobil tak perlu tergesa-gesa melakukan perawatan setelah menggunakan mobilnya untuk mudik. Hal ini khususnya disampaikan oleh Head Product Improvement Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi. Menurutnya selama belum masuk masa service, mobil setelah digunakan mudik masih laik digunakan.



"Kalau mobil habis dipakai mudik, sepanjang tidak ada masalah dan belum masuk interval service 10 ribu km atau 6 bulan maka dapat digunakan harian seperti biasa," ujar Bambang saat dihubungi langsung oleh detikcom, Senin (10/6/2019).

Selain perawatan atau penggantian sparepart, Bambang juga menegaskan bahwa untuk oli pun juga diperlakukan sama. Hal ini tentu akan memberikan rasa tenang pada dompet pengguna yang berpikir panjang mengeluarkan uang setelah digunakan untuk kebutuhan lebaran.

"Tidak perlu dilakukan penggantian (oli) sampai waktu service tiba," tukas Bambang.

Sedikit berbeda dengan Daihatsu, Toyota justru menyarankan penggantian oli usai menempuh perjalanan mudik. Alasannya mobil digunakan lebih berat dari biasanya dan menyala dalam waktu yang sangat lama.

"Untuk perawatan setelah mudik sebaiknya pertama kita ganti oli karena macet berjam-jam. Kemaren 6 jam (macet) itu kan hidup terus mesinnya. Jadi otomatis dari akinya nonstop berpengaruh olinya dia berputar terus panasnya," papar Service Head Auto2000 Krida Cilandak, Jakarta Selatan Rudi Ganefia saat dihubungi detikcom, Senin (10/6/2019).

Selain penggantian oli Auto2000 sendiri juga memastikan pengeluaran untuk mobil pasca lebaran lebih ringan dengan memberikan program khusus untuk pemeriksaan mesin dan spooring. Di bengkelnya untuk dua layanan tersebut hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 200 ribu hingga yang berlaku hingga 31 Juli 2019.

"Nanti ada program setelah mudik sampai 31 Juli, ada program pengecekan mesin sama spooring Rp 200 ribu," tutup Rudi. (rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com