Namun pengguna mobil tak perlu tergesa-gesa melakukan perawatan setelah menggunakan mobilnya untuk mudik. Hal ini khususnya disampaikan oleh Head Product Improvement Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi. Menurutnya selama belum masuk masa service, mobil setelah digunakan mudik masih laik digunakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain perawatan atau penggantian sparepart, Bambang juga menegaskan bahwa untuk oli pun juga diperlakukan sama. Hal ini tentu akan memberikan rasa tenang pada dompet pengguna yang berpikir panjang mengeluarkan uang setelah digunakan untuk kebutuhan lebaran.
"Tidak perlu dilakukan penggantian (oli) sampai waktu service tiba," tukas Bambang.
Sedikit berbeda dengan Daihatsu, Toyota justru menyarankan penggantian oli usai menempuh perjalanan mudik. Alasannya mobil digunakan lebih berat dari biasanya dan menyala dalam waktu yang sangat lama.
"Untuk perawatan setelah mudik sebaiknya pertama kita ganti oli karena macet berjam-jam. Kemaren 6 jam (macet) itu kan hidup terus mesinnya. Jadi otomatis dari akinya nonstop berpengaruh olinya dia berputar terus panasnya," papar Service Head Auto2000 Krida Cilandak, Jakarta Selatan Rudi Ganefia saat dihubungi detikcom, Senin (10/6/2019).
Selain penggantian oli Auto2000 sendiri juga memastikan pengeluaran untuk mobil pasca lebaran lebih ringan dengan memberikan program khusus untuk pemeriksaan mesin dan spooring. Di bengkelnya untuk dua layanan tersebut hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 200 ribu hingga yang berlaku hingga 31 Juli 2019.
"Nanti ada program setelah mudik sampai 31 Juli, ada program pengecekan mesin sama spooring Rp 200 ribu," tutup Rudi. (rip/lth)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!