Kamis, 13 Jun 2019 08:46 WIB

Jika Transportasi Bagus, Pemudik Bawa Kendaraan Pribadi Berkurang

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Dian Firmansyah Foto: Dian Firmansyah
Jakarta - Mudik 2019 diklaim lebih lancar dan mampu menekan angka kecelakaan dibandingkan tahun lalu. Namun Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno menyoroti pemerintah agar lebih menggenjot transportasi publik.

Djoko mengatakan bila transportasi sudah bagus jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi bakal berkurang.

"Angkutan lanjutan di pelabuhan disediakan baik yang reguler maupun tidak, misalnya di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, ada Bus Trans Jakarta dan bus Damri kerja sama OT Pelindo dan Perum Damri ke beberapa kabupaten di Jawa Tengah," ucap Djoko.



"Ke depan, mulai sekarang harus benar-benar disiapkan peningkatan kapasitas angkutan umum dan peningkatan layanannya. Layanan angkutan umum first mile hingga last mile," tutur Djoko.

Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah sudah mengamanatkan dalam RPJMN 2015-2019 untuk penyelenggaraan angkutan umum di daerah. Selanjutnya dituangkan lebih rinci dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Perhubungan 2015-2019.



"Ada pengadaan 3.000 bus untuk dibagikan ke seluruh Nusantara. Namun ada pula penyelengaraan transportasi umum untuk 33 kota, selain Jakarta yang hingga kini belum dijalankan. Oleh sebab itu, penyelengaraan transportasi umum untuk 33 kota harus dikebut," kata Djoko.

"Setidaknya, setiap provinsi ada satu kota yang sudah memiliki layanan transportasi umum memadai. Jika angkutan umum di daerah sudah memadai dan angkutan umum untuk mudik juga sudah bagus, pasti pemudik akan berkurang bawa kendaraan pribadi," tutup Djoko. (riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed