Minggu, 02 Jun 2019 16:48 WIB

Ingat! Mudik Pakai Pick-up Berbahaya

Rizki Pratama - detikOto
Mudik naik mobil bak. Foto: Dok. Djoko Setijowarno Mudik naik mobil bak. Foto: Dok. Djoko Setijowarno
Jakarta - Di beberapa daerah Indonesia masih sering ditemukan mobil pickup mengangkut orang di baknya untuk mudik atau merayakan Lebaran Idul Fitri. Meskipun cukup untuk memuat banyak orang, kendaraan yang dikhususkan untuk membawa barang ini jelas sekali tidak aman diisi oleh nyawa manusia.

Bukan berarti pickup tidak boleh dipakai mudik. Jika memang digunakan sebagai transportasi mudik, penumpang hanya boleh diisi di kabin depan.


"Tidak direkomendasikan diisi penumpang sejuta persen dipakai mudik kecuali ada tiga orang di kabin depan," tegas Director Training Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana saat dihubungi detikcom, Jumat (31/5/2019).

Hal itu juga berlaku untuk pickup yang sudah dimodifikasi seperti menambah dinding dan atap dengan terpal. Meskipun penumpang dalam keadaan duduk perangkat keamanan seatbelt tidak digunakan oleh penumpangnya.

"Kalau bicara keselamatan jumlah penumpang harus sama dengan jumlah safety belt nggak masalah. Masalahnya penumpang di belakang pick-up tidak satupun menggunakan safety belt jadi bahaya dan tidak aman," jelas Sony.


Selanjutnya untuk pemudik yang menggunakan mobil pickup dan hanya mengisi kabin depan sebaiknya tetap tidak lupa menjaga kesehatan. Dalam sebuah perjalanan jauh setidaknya setiap 1,5 jam berhenti untuk beristirahat selama minimal 30 menit.

"Dia harus istirahat setiap 1,5 jam, setelah istirahat 30 menit barulah boleh jalan lagi," pungkas Sony. (rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed