Tercatat, sudah ada 4 diler Mitsubishi yang menerima servis mobil-mobil milik Renault. Keempat diler tersebut ada di Pekanbaru, Medan, Bekasi, dan Cinere.
Kerja sama ini bisa terjadi karena Renault dan keempat diler Mitsubishi itu dimiliki oleh satu perusahaan, Nusantara Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di level prinsipal sendiri, sebenarnya Renault, Mitsubishi, dan Nissan tergabung dalam satu aliansi. Meskipun demikian, untuk memperoleh izin agar mobil Renault di Indonesia bisa servis di Mitsubishi, Davy mengatakan perlu pembicaraan di tingkat tinggi.
"Karena ini bisnis yang sangat legal dan formal, jadi sebelum kita melakukan itu, kita sudah melakukan diskusi dengan Mitsubishi di level Asia Pacific, baru turun ke bawah. Biarpun cuma 4 bengkel. Jadi itulah namanya bisnis," terang Davy.
Kerja sama ini menurut Davy akan di-review setiap tahunnya. Dan juga tidak menutup kemungkinan, akan ada diler Mitsubishi lainnya yang bisa menerima servis Renault, jika populasi mobil Renault di suatu daerah membesar.
Sebagai informasi, kerja sama ini sebenarnya bukan hal baru bagi Renault. Saat masih di bawah naungan Indomobil, Renault juga bekerja sama dengan Nissan dalam hal layanan purnajual. (lua/dry)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM