ADVERTISEMENT
Selasa, 28 Mei 2019 14:55 WIB

Nissan Harus Bersiap Diri Hadapi Gempuran Mobil China

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Tak bisa dimungkiri, mobil China cukup agresif menggempur pasar otomotif Indonesia yang masih didominasi mobil Jepang. Mobil China masuk Indonesia dengan harga murahnya dan fitur melimpah.

Kehadiran mobil China ini tentu akan mengusik mobil Jepang. Apalagi salah satu pabrikan China, Wuling, sempat menyalip Nissan dari segi angka penjualan.



Hal ini membuat Nissan harus bersiap diri. Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, mengatakan mobil China sangat kompetitif di Indonesia.

"Mereka banyak menghabiskan dana untuk strategi marketing. Mereka hadir secara agresif dalam hal harga, sejujurnya sangat kompetitif. Saya pikir akan lebih kompetitif di masa mendatang. Jadi, kami harus bersiap diri bagaimana membedakan strategi penjualan kami," kata Sekiguchi.



Menurutnya, Nissan secara global punya strategi yang disebut dengan Nissan Intelligent Mobility. Konsep itu pula yang akan diperkuat Nissan di Indonesia.

"Artinya elektrifikasi (kendaraan listrik) adalah salah satu poin diferensiasi, kendaraan listrik atau e-Power. Strategi kami sebagai Nissan adalah untuk menyebarkan elektrifikasi di Asia, termasuk Indonesia. Jadi tunggu saja produk apa yang akan kami bawa tahun depan dan selanjutnya," sebutnya.

Nissan memang berjanji akan membawa mobil listrik Nissan Leaf tahun depan. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com