EV (electric vehicles) ini berkonfigurasi lima kursi dengan memiliki berat sekitar satu setengah ton (3.300 lbs). Selama pengujian pertama ini, lilium Jet tidak mengalami masalah saat melayang di atas udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taksi terbang ini tampaknya akan siap untuk penggunaan komersial di setidaknya dua kota Jerman pada tahun 2025 dan akan menggunakan 36 mesin jet listrik yang tertanam di sayap.
"Tentunya juga akan sangat tenang sebab menggunaka bahan bakar listrik, dan akan dapat terbang dengan kecepatan 300 km (186 mph) per jam selama satu jam," kata co-founder Lilium Jet, Daniel Wiegand seperti dikutip Carscoops, Selasa (21/05/2019).
Baca juga: Motor Terbang Bermesin Jet Resmi Diluncurkan |
"Pesawat Lilium cenderung lebih murah daripada helikopter karena hampir tidak ada mekanik di dalamnya dan hanya mengkonsumsi sepersepuluh energi," tambahnya.
Wiegand juga ingin perusahaannya mengoperasikan sendiri semua taksi terbang, dengan menggunakan platform pemesanan mereka sendiri atau seperti sistem operasi taksi.
"Saya mengecualikan bahwa kami menjual pesawat kepada individu atau perusahaan swasta yang kaya, dan tujuannya adalah bagi banyak warga negara untuk memesan penerbangan bersama kami, dengan harga seperti taksi." ujarnya.
Lilium Jet lima kursi akan terus dikendalikan dari jarak jauh selama uji penerbangan. Namun, begitu operasi datang 2025, akan diterbangkan awalnya oleh pilot, untuk membuat segalanya lebih mudah dalam hal lisensi dan persetujuan. Kendati demikian, tidak ditampik akan memiliki juga sistem otonom.
"Dalam sepuluh tahun (setelah 2025) mungkin itu harus bisa terbang secara mandiri," pungkas bos perusahaan itu.
(riar/lth)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...