Minggu, 19 Mei 2019 08:37 WIB

Dulu Harganya Mahal, Punya Mobil Jeep Buat Orang RI Cuma Impian

Ridwan Arifin - detikOto
Jeep Compass. Foto: Pradita Utama Jeep Compass. Foto: Pradita Utama
Jakarta - PT Ford Motor Indonesia sudah berhenti beroperasi di Indonesia, pabrikan asal Amerika tersebut sempat berada di pasaran di bawah naungan PT Nusantara Group sebagai diler.

Setelah agen pemegang merek (APM) Ford hengkang dari Indonesia, perlahan Nusantara mengalihkan bisnis diler ke merek lain, salah satunya Honda. Kendati sudah pernah berkecimpung dengan pabrikan Amerika namun tak berlangsung lama, nyatanya Nusantara Group kembali merapatkan barisan untuk jualan produk Amerika, kali ini bersama Jeep.


Saat disinggung mengenai Ford, Direktur Nusantara Group, Joe Ferry enggan untuk menjawabnya.

"Ford kan sudah tidak ada di Indonesia lagi, no comment, mungkin hari ini cukup ngomongin Jeep," ujar Joe di Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (18/05/2019).

Joe melanjutkan, pada intinya sekarang lebih hati-hati lagi dalam memilih merek. Pemilihan Jeep juga dinilai cukup mumpuni sebab memiliki segmentasi pasar yang jelas dan cukup banyak pemilik Jeep yang loyal terhadap merk ini.


"Jeep Brand-nya bagus dan saya lihat segmentasinya juga jelas. Sekarang juga ada Compass yang masuk di segmen seperti retail. Kemudian Jeep sendiri juga di segmen luxury lifestyle," kata Joe.

"Surprise juga, kita pikir segmen market pembelian kecil ternyata tidak. Kita juga menitikberatkan bahwa Compass ini kan produk yang menarik, cocok bagi pengguna di segmen terutama yang mungkin orang-orang yang sudah profesional yang sudah di level manager, mereka bisa membeli produk yang ada di Compass," tutur Joe.

"Dan selama ini kan Jeep yang ada di Indonesia relatif harganya cukup mahal, sehingga orang hanya bisa mendengar nama Jeep saja tanpa bisa memiliki. Sekarang kita juga akan concern di tipe yang rakyat Indonesia bisa menikmati produk ini," imbuhnya.


Saat ini Nusantara Group baru saja membuka diler di wilayah Bintaro, soal fasilitas diler Jeep Bintaro memiliki 3 lantai dengan luas 3.312 Meter persegi dibangun diatas lahan 3.159 meter persegi sehingga di ruang Showroom dapat mendisplay 8 mobil Jeep baru dengan kapasitas servis hingga 25 kendaraan, dengan total investasi diluar bangunan mencapai Rp 50 miliar. Pun ekspansi selanjutnya akan menyasar wilayah Kalimantan.

"Nusantara nanti pegang di Kalimantan, ada di Balikpapan dan Pontianak," ungkap Joe.


Simak Juga 'Mengarungi Kali Kuning dengan Jeep':

[Gambas:Video 20detik]

(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com