ADVERTISEMENT
Kamis, 16 Mei 2019 15:44 WIB

Pembeli C-HR Hybrid Tunggu Kebijakan Pemerintah, Harga Bisa Turun?

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto: Pradita Utama Foto: Pradita Utama
Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatat, pemesanan C-HR hybrid sampai saat ini cukup baik. Namun beberapa diantaranya belum ingin melakukan pembelian sebab ingin menunggu kebijakan terbaru dari pemerintah tentang kendaraan rendah emisi (LCEV) terlebih dahulu.

"Baru kemarin, saya bertemu dengan salah satu konsumen dan dirinya tertarik dengan C-HR hybrid. Tetapi ada satu kendala, ia bilang bahwa ingin menunggu kebijakan pemerintah dahulu. Jadi memang saat ini ada orang yang concern terhadap mobil hybrid," ujar Executive General Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta, semalam (15/5/2019).


Salah satu kebijakan yang dimaksut ialah penerapan aturan baru Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor. Pada kebijakan ini, PPnBM tidak lagi dihitung berdasarkan kapasitas mesin atau CC, namun akan mempertimbangkan jenis konsumsi bahan bakar dan emisi.

Maka, kendaraan dengan emisi CO2 yang lebih rendah akan mendapatkan tarif PPnBM yang lebih rendah. Lalu ada juga insentif yang akan diberikan pada kendaraan bermotor hemat energi, terdiri dari KBH2 atau biasa dikenal LCGC, Hybrid, Flexy Engine, dan mobil listrik.


Lantas, apakah berarti harga mobil hybrid yang sudah dipasarkan lebih dulu bisa berkurang?

"Kita lihat dahulu bagaimana, tapi penyesuaian seharusnya ada," jawab Soerjo. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com