ADVERTISEMENT
Kamis, 16 Mei 2019 10:28 WIB

Tata Angkat Suara Soal Pabrikan China di Indonesia Jualan Mobil Niaga

Ridwan Arifin - detikOto
Mobil pikap Tata Ace Foto: Rachman Haryanto Mobil pikap Tata Ace Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pertumbuhan pasar kendaraan niaga membuat beragam pabrikan ikut meramaikan, bahkan duo pabrikan China yang masih seumur jagung mulai menunjukkan keberadaannya, yakni DFSK dengan Supercab dan Wuling dengan Formo.

Tata Motors yang lebih dulu datang ke Tanah Air mengatakan dengan hadirnya mobil China tidak melulu akan mengacak pasar otomotif. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta di acara Media Gathering di Jakarta (15/5/2019).



"Tapi saya mengerti mereka melakukannya dengan sangat baik, ini satu hal yang bagus dengan banyak brand yang masuk di pasar otomotif Indonesia," ungkap Biswadev.

Jadi apa yang terjadi di kendaraan penumpang, volume hanya terjadi karena perpindahan brand ke brand lain tetapi pasarnya tidak meluas. Tetapi di segmen kendaraan niaga, pasar juga ikut melebar. Tetapi dengan hadirnya brand baru adalah satu hal yang bagus untuk ekonomi, industri dan untuk konsumer," ujar Biswadev.



Kendati demikian, TMDI mengaku optimistis sebab dari jejeran produk niaga, perusahaan asal India ini terbilang lebih lengkap dan memfokuskan diri untuk menjual di segmen kendaraan niaga.

"Mereka lebih banyak menjual kendaraan penumpang, tidak begitu familiar dengan kendaraan niaga. Kita sangat fokus dengan kendaraan komersial," ujarnya.

(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com