ADVERTISEMENT
Rabu, 15 Mei 2019 15:48 WIB

Pilih Mana Gaikindo, Mobil Listrik atau Hybrid?

Luthfi Anshori - detikOto
Colokan mobil listrik Foto: Agung Pambudhy Colokan mobil listrik Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Negara-negara di dunia tengah berlomba-lomba mendukung kendaraan listrik. Indonesia juga tidak ingin ketinggalan. Tapi kalau ditanya, lebih pilih mobil listrik atau hybrid yang lebih banyak di Indonesia, kira-kira Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memilih yang mana ya?

"Semua ini tergantung dari bagaimana keinginan pemerintah. Pemerintah dalam hal ini Kemenperin telah menggariskan intinya menginginkan kendaraan, pertama, hemat bahan bakar, kedua adalah emisi lebih bersih," kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, di Jakarta.

"Dengan 2 kondisi ini, mau tidak mau otomotif kita akan masuk kepada industri otomotif yang lebih advance. Yaitu mobil hybrid di mana 1 liter bensin atau pun 1 liter bahan bakar, bisa dipakai untuk sampai sekitar 20-25 km. Otomatis emisi lebih rendah. Kemudian pemakaian bahan bakar lebih hemat, sesuai dengan pemerintah," tambah Nangoi.

Dan Nangoi pun pastikan industri otomotif, akan ikut dan mendukung segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk mewujudkan kendaraan yang ramah lingkungan dan hemat bahan bakar.

"Ataupun, masuk ke plug-in hybrid, ini 1 liter bisa sampai 60 km, tentu emisi lebih bersih lagi, bahan bakar lebih hemat lagi. Tapi intinya teknologinya berbeda. Tentunya akan masuk juga ke kendaraan listrik, nah kendaraan listrik ini memiliki suatu hal yang berbeda dibandingkan kendaraan lain. Nah ini kita mengikuti aturan pemerintah yang menunjang industri ini," katanya.



(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com