Rabu, 15 Mei 2019 12:47 WIB

10 Fitur Mobil yang Tak Berguna

Dina Rayanti - detikOto
Ilustrasi fitur mobil. Foto: Istimewa Ilustrasi fitur mobil. Foto: Istimewa
Jakarta - Setiap pabrikan berlomba-lomba untuk menghadirkan mobilnya dengan bekal fitur canggih di dalamnya. Fitur-fitur keamanan dan keselamatan dalam mobil juga kian berkembang menyesuaikan zaman. Misalnya radio yang beberapa tahun silam masih dioperasikan dengan knop pemutar, kini sistem hiburan sudah mengusung layar sentuh.

Beberapa fitur sangat membantu pengendara apalagi mengurangi risiko kecelakaan, seperti adaptive cruise control, blind spot warning, dan kamera 360 derajat. Namun ada juga fitur yang dirasa kurang bermanfaat karena jarang digunakan. Berikut deretan fitur yang kurang bermanfaat dikutip dari Business Insider, Rabu (15/5/2019).


1. Sistem Hiburan di kursi belakang

Mungkin di tahun 1990-2000-an fitur ini sangat membantu bagi penumpang belakang untuk menikmati hiburan di layar. Namun dengan kehadiran tablet, ponsel pintar, wi-fi, sistem hiburan di kursi belakang dirasa tak lagi berguna. Menonton film, streaming pun kini sangat mudah dilihat melalui ponsel.

2. Paddle shift

Paddle shift sangat cocok untuk disematkan pada mobil berperforma tinggi. Paddle shift memudahkan para pengendara untuk mengganti gigi dengan cepat tanpa perlu memindahkan tangan dari kemudi setir. Untuk di mobil sekelas McLaren 720S atau Ferrari 488 paddle shift sangat cocok. Namun menurut Business Insider, paddle shift pada mobil seperti Toyota Camry atau crossover kurang cocok.


3. Baris ketiga pada mobil SUV

Mobil berjenis crossover SUV memang tengah digemari. Di Amerika, satu dari lima mobil terjual berjenis crossover SUV. Hal itu membuat pabrikan untuk menghadirkan SUV yang mampu memuat hingga tujuh orang. Tapi untuk di Negeri Paman Sam, kursi di baris ketiga pada mobil crossover SUV justru tak berguna. Biasanya baris ketiga pada SUV hanya cukup untuk diduduki oleh anak-anak.

4. Integrasi sosial media

Sosial media tengah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Facebook, Twitter, dan Instagram juga menjadi salah satu media komunikasi dengan orang banyak. Pabrikan untuk memanfaatkan hal tersebut dengan memasang perangkat hiburan yang terintegrasi dengan sosial media. Tujuannya mungkin memudahkan. Tapi apakah kita membuka sosial media ketika sedang berkendara apalagi di kecepatan tinggi.


5. Voice Control

Voice control telah menjadi fitur umum yang terpasang pada mobil-mobil zaman now. Namun di beberapa model mobil fitur voice control justru sering ditemukan kesalahpahaman dalam menangkap perintah. Meski sudah diperbaiki untuk menangkap suara lebih baik, tapi hal itu dinilai belum cukup.

6. Head-up Display

Head-up Display makin populer dari tahun ke tahunnya. Biasanya fitur ini tersemat dalam mobil-mobil mewah. Fitur ini memang kelihatan keren, namun dirasa kurang bermanfaat. Apalagi kluster layar MID juga sudah banyak yang digital dan lebih modern.

7. Transmisi Digital

Perpindahan gigi secara digital pada mobil sudah diadopsi beberapa pabrikan mobil. Namun sayangnya transmisi digital ini kerap ditemukan rewel alias mudah rusak pada sebagian model sehingga dirasa tak terlalu memberikan manfaat besar.

8. Touchpad Controller

Sistem hiburan pada setiap mobil memiliki cara tersendiri untuk dioperasikan. Ada yang dilakukan dengan memutar knop namun juga ada yang disentuh. Tetapi untuk versi yang disentuh justru kurang tepat digunakan karena dinilai tak aman sembari mengemudi.


9. Pengaturan AC layar sentuh

Fitur pengaturan AC yang dilakukan dengan cara disentuh memang belum ditemukan pada setiap mobil. Pada Porsche Panamera pengaturannya bersamaan dengan sistem hiburan. Hal itu dinilai kurang efektif karena membuat pengendara lebih repot.

10. Gesture Control

Mengoperasikan sistem hiburan dengan gestur memang lebih canggih. Tak perlu menyentuh layar, tinggal memberikan gestur dari jarak tertentu saja sistem hiburan bisa dioperasikan. Dalam praktiknya, fitur ini justru jarang digunakan. Masih banyak pengendara yang memilih untuk mengatur sistem hiburan dengan layar sentuh atau knop pemutar.

Bagaimana detikers setuju? (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed